Akun Wanita Cantik Posting Foto Kena Tusuk, Polisi Belum Yakin

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Media sosial kembali dihebohkan dengan dugaan kasus kekerasan di jalan raya. Setelah Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang curhat anaknya mendapat perlakuan kasar, Minggu (11/2) lalu, giliran salah satu warganet dengan akun Facebook Nona Hardianti Lomo yang berkoar Kamis (15/2) malam. Unggahan ini menyebar cepat di kalangan masyarakat, malam tadi. Perempuan yang di foto profilnya mengenakan hijab menyebut, hampir menjadi korban penimpasan.

“Yang lewat RSU hati-hati. Mau percaya atau tidak, ada sepasang laki-laki pakai motor matik nikam saya. Beruntung jaket bomber tebal. Kalau nggak, mungkin saya sekarang terkapar di jalan,” ucapnya dikutip dari laman Facebook-nya.

Diunggah sekira pukul 20.00 Wita, tangkapan layar curhat-an dengan foto jaket robek melintasi berbagai jejaring media sosial lain. Membuat warganet Balikpapan mengungkapkan keresahannya. Namun sekira pukul 22.00 Wita, media ini yang mengecek kembali unggahan ke laman Facebook Nona Hardianti Lomo sudah tak menemukan tulisan tersebut. Justru akun lain atas nama Aziezah yang kembali mengunggah ulang dengan tangkapan layar unggahan Nona sebelumnya.

“Waspada ya. Ini nyata bukan hoax ya. Ebeb Nona Hardianti Lomo korbannya,” tulis Aziezah di dinding lama Facebook Nona.

Dari unggahan Aziezah itu, respons warganet cukup cepat. Tercatat dalam tempo satu jam, unggahan sudah dibanjiri 199 komentar dan telah dibagikan sebanyak 208 kali. Rata-rata warganet yang berkomentar, mengeluhkan kondisi Balikpapan yang sudah tak aman. Sebagian besar di antara mereka adalah perempuan yang biasa pulang malam.

“Pak polisi kalo baca begini, langsung ditindak patroli sering-sering ke daerah yang rawan-rawan nggak ya?” tanya akun Dyna Evi di kolom komentar.

Kolom komentar juga ada yang mengaku pernah mengalami kasus serupa. Akun bernama Farah Ardinata mengaku, pernah dipukul kayu oleh pengendara motor di tengah malam di dekat Balikpapan Regency. Dia menyebut, kejadian itu sudah enam bulan lalu. Beruntung dirinya tak terjatuh.

“Makanya, sekarang kapok pulang tengah malam. Mending ketemu setan, ketimbang ketemu begal. Setan didoain hilang. Begal didoain malah kita yang hilang,” tulisnya.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Ruslaeni menyebut belum menerima laporan. Dirinya menyesalkan jika memang terjadi kejahatan, namun korbannya justru tidak melapor kepada pihak berwajib. Padahal, laporan ini bisa menjadi dasar petugas melakukan penyelidikan.

“Enggak ada laporan. Tim Tiger lagi berkeliaran. Tugasnya menyasar kejahatan-kejahatan seperti ini. Namun sejauh ini, belum ada laporan yang masuk ke saya,” terang Ruslaeni dihubungi tak lama unggahn Nona Hardianti Lomo viral.

Ruslaeni meminta kembali. Bagi masyarakat Balikpapan yang menjadi korban kejahatan meski baru percobaan untuk segera membuat laporan. Jangan sampai berita yang viral di media sosial bersifat hoax dan meresahkan masyarakat. Apalagi banyak berita palsu yang berkembang di jelang Pilgub 2018.

“Kami minta untuk berita yang ada di media sosial dipastikan kebenarannya dulu. Jangan sampai memuat unsur kebohongan. Kalau memang kabar itu benar kenapa tidak melapor ke polisi. Kami siap 24 jam,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum didapat kebenaran unggahan dari pemilik akun Nona Hardianti Lomo. Pesan pribadi untuk mengonfirmasi kabar upaya penikaman belum mendapat balasan. Namun dalam sejumlah tangkapan layar, Nona memastikan jika kejadian tersebut terjadi di Jalan MT Haryono dekat RSUD Kanujoso Djatiwibowo. (*/rdh/one/k15)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...