Ketua KPU RI Anggap Pilkada di Sulsel Dinamis, SYL Serukan Pilkada Tanpa Politik Uang dan Provokasi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ikrar Pilkada Damai telah dinyatakan oleh empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, di Anjungan Losari, Minggu, 18 Februari.

Deklarasi Pilkada Damai 2018 dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman beserta Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono dan Anggota DPPK RI, Prof Muhammad.

Arif Budiman menyebut, tensi politik di Sulsel cenderung dinamis, sehingga menurutnya hal itu masih dapat dikelola secara baik oleh stakeholder. Sehingga kata dia, Sulsel dipilih menjadi tempat digelarnya deklarasi Pilkada Damai.”Pilkada di Sulsel cenderung dinamis,” kata Arif Budiman.

“Kemampuan mengelola atau memanage dengan baik inilah yang akan kita sampaikan ke daerah lain,” tambah Arif Budiman, usai Deklarasi Pilkada Damai digelar.

Mengenai di Sulsel, lanjut Arif Budiman, diharap bisa menjadi inspirasi dan bisa menjadi catatan penting bagi bagi penyelenggara Pilkada di wilayah lain maupun masyarakat secara umum.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) memprediksi bahwa Pilkada di Sulsel akan berlangsung damai.Sebab menurutnya, segala tentang imbauan dari penyelenggara yang menyangkut pelanggaran hukum juga sesuai dengan nilai adat istiadat di Sulsel.

“Masyarakat kita juga terbiasa taat dengan aturan. Mereka meminta agar tidak melakukan sara, tidak melakukan politik uang d

(taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...