Benda Asing Dalam Tubuh Akmal Diduga Unsur Kesengajaan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA — Fenomena manusia bertelur, Akmal (15), warga desa Manggempang kecamatan Bongayya kabupaten Gowa, diduga ada unsur kesengajaan. Hal yang tidak wajar bagi disiplin ilmu medis, bahwa seorang anak manusia bertelur dan terjadi berulang kali.

“Kalau dari disiplin ilmu tidak mungkin seorang anak bertelur dan ini sudah berulang. Dulu telurnya kecil telur ayam kampung sekarang telur ayam ras,” ujar dr. Ratnah Hafid, Mkes yang menangani anak tersebut di Rumah Sakit Syech Yusuf Gowa, Senin(19/2/18).

Anak keenam dari keluarga M Ruslim tersebut dilarikan di Rumah Sakit Syech Yusuf kemarin malam, Minggu (18/2/18) malam dan telur tersebut berhasil dikeluarkan sekitar jam 11 pagi tadi.

“Kalau saya secara medis itu bukan secara alamiah tapi unsur kesengajaan. Cuma penyebabnya kita harus tahu, apakah itu orang lain atau dirinya sendiri, Karena ini anak besar semua bisa dilakukan, tapi bisa juga dilakukan oleh orang lain karena ini masih anak-anak,” lanjut Ratnah.

Berdasarkan hasil rekaman medis dua tahun yang lalu, telur yang bersarang dalam tubuh Akmal melalui anus dan terbukti anusnya robek dan itu suatu unsur kesengajaan.

“Kami menyebutnya rektum, yaitu tempat saluran tinja. Ini biasanya tidak bertahan lama. Tapi anak ini cukup kuat karena bisa bertahan lama sampai 10 jam, ketika anak itu di isolasi telur tersebut tidak muncul lagi, tapi setelah di pulangkan dari rumah sakit barulah telur tersebut muncul. ” terangnya.

Menurutnya, jika ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh orang lain, maka anak tersebut perlu dilindungi agar tidak terjadi untuk ketiga kalinya.

” Kalau dirinya sendiri (Akmal) yang melakukan berarti anak tersebut minta perhatian. Mungkin karena ada sedikit kelemahan atau tidak diperlakuakan tidak adil sama keluarganya. Saat ini saya lagi menunggu hasil dari ahli kesehatan jiwa. Sementara ini kami masih menduga dengan istilah benda asing dalam tubuh manusia,” jelas Ratnah. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...