Istana Buka Suara soal Aksi Paspampres yang Cegat Anies Baswedan

Senin, 19 Februari 2018 - 08:26 WIB
Paspampres mencegah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendampingi Presiden. (Foto: Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Istana Negara memastikan tidak ada upaya pelarangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun ke podium usai laga final Piala Presiden 2018, Sabtu kemarin (17/2).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan, tindakan anggota Paspampres menghentikan langkah Anies turun ke podium hanya sebagai bentuk prosedur pengamanan. Karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.

“Paspampres hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh pembawa acara untuk turut mendampingi Presiden Joko Widodo,” kata Bey dalam keterangannya, Minggu malam (18/2).

Menurutnya, Presiden Joko Widodo tidak memberikan arahan apapun untuk mencegah Anies ikut turun ke podium menyambangi pemenang.

“Mengingat acara ini bukan acara kenegaraan, panitia tidak mengikuti ketentuan protokoler kenegaraan mengenai tata cara pendampingan presiden oleh kepala daerah,” papar Bey.

Selama berlangsungnya pertandingan pun Presiden Jokowi dan Gubernur Anies sangat menikmati jalannya laga final antara Persija melawan Bali United.

“Keduanya menonton dengan rileks, sangat informal serta akrab. Presiden menyampaikan selamat dan menyalami Anies saat Persija mencetak gol,” kata Bey.

“Karena bukan acara resmi, presiden juga masih perlu menunggu selama 15 menit di lapangan hingga selesainya pemberian penghargaan lain sebelum menyerahkan Piala Presiden kepada Persija,” jelasnya menambahkan.

Final Piala Presiden 2018 mempertandingkan Persija melawan Bali United. Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu dimenangkan oleh Persija dengan skor 3-0. [wah] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *