FPI Akan Ngotot bila Polisi Ambil Paksa Habib Rizieq


FAJAR.CO.ID — Tim Panitia Penyambutan mengklaim hingga saat ini belum ada kata pembatalan maupun penundaan kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), ke Indonesia.”Allah kabulkan (doa kami), Habib (Rizieq Shihab) dipulangkan,” terang Wakil Ketua Panitia, Nur Sukma ketika memberikan keterangan pers keapda awak media di Gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018).Senada, Sekjen FPI, Slamet Maarif, mengaku telah berkomunikasi langsung dengan HRS. Dia menyatakan HRS akan pulang bersama keluarganya. “Sama laskar (FPI) yang ada disana sama orang-orang terdekat. Ada (Ustad) Zulkifli Ali, Ketua Bagian Organisasi FPI, dan beberapa orang lagi,” jelas dia.Dia menambahkan, sesuai jadwal, HRS diperkirakan tiba pada Rabu (21/2/2018), sekitar pukul 09.00 WIB dengan menumpang pesawat Saudi Airlines. Untuk menyambutnya, massa FPI akan berkumpul di Baitul Amal, Jalan Menceng, Cengkareng, Jakarta Pusat mulai malam ini (20/2) seusai Magrib.”Seluruh panitia sudah siap untuk mengawal,” jelas dia.Dalam kesempatan itu, Slamet juga memastikan massa FPI tidak akan bubar sampai bersua HRS. Dia meminta pemerintah tidak menghalangi massa. “Kami tidak akan bubar sebelum bertemu dengan beliau,” tegas Slamet.Bahkan, lanjut Slamet, jika FPI dilarang bertemu pihaknya tidak akan sungkan-sungkan mengarahkan massa ke dalam Bandara Soekarno Hatta. “Kalau pihak kepolisian mengambil secara paksa Imam kami, maka kami akan ambil paksa Imam kami,” terang Slamet.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar