KPK Datang ke Sukamismin, Nazaruddin Marah ke Fahri Hamzah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meluapkan amarahnya kepada Fahri Hamzah setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda asimilasi yang pernah dijanjikan kepadanya.

Atas dasar itu, Nazaruddin lantas mengklaim memiliki bukti keterlibatan Fahri Hamzah disalah satu kasus korupsi saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

“Saya denger terakhir dari Sukamiskin dia marah karena orang KPK datang, sabar nazar, asimilasinya ditunda. gara-gara ini semua terungkap dan akhirnya dia marah, dia mau menyebut nama saya,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Selasa (20/2).

Fahri menuding, nyanyian Nazaruddin ini adalah permainan agar membuat negara makim ramai. “Coba liat aja sekarang, saya tau ini ada permainan yang belum kita buka semuanya. dan karena itu menurut saya skandal ini adalah skandal membuat nasional itu ramai,” ujar Fahri.

Dikatakan Fahri, untuk mengetahui akar dari masalah ini adalah membongkar grand korupsi Nazaruddin. Karena selama ini hanya kasus-kasus biasa saja yang bacakan oleh penegak hukum.

“Karena korupsinya itu cuma berasal dari dua hal, korupsi itu skrg sumbernya ini, (buka grand korupsi Nazar). ini disebut sebagai nyanyian Nazaruddin. Kasus ini aja yang akan dibaca terus menerus. Kayak kasus U-KTP adanya di sini,” jelasnya.

Masih kata Fahri, nyanyian Nazaruddin sering dijadikan sebagai senjata ampuh oleh KPK, agar publik menilai bahwa KPK sangat dibutuhkan di bangsa ini.

“Dijadikan alat oleh KPK untuk menunjukkan bahwa KPK tetap diperlukan eksistensinya, diharapkan karena ini ada penyelamatan uang negara. Omong kosong, ga ada penyelamatan uang negara kok,” tegas Fahri.

Fahri juga mengklaim, aksi Nazaruddin ini juga sudah mengganggu keamanan nasional. “Saya menganggap bahwa cara seperti ini sudah menggangu keamanan nasional,” tutup Fahri. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...