KPK Kembali Periksa Perantara Dugaan Suap Setya Novanto

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap dua orang saksi berkaitan dengan kasus korupsi proyek e-KTP. Salah satu saksi yang dipanggil merupakan Made Oka Masagung dari pihak karyawan swasta.

“Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo),” ungkap juru bicara KPK Febri Diansyah, di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (20/2)

Selain itu, satu saksi lainnya yang dipanggil yaitu atas nama Dudu, yang disebut berasal dari unsur swasta. Dudu juga akan dimintai keterangan untuk tersangka Anang.

Satu saksi yakni Made Oka memang sudah hadir di gedung KPK sekitar pukul 10.06 WIB. Namun dia bungkam sambil masuk ke dalam lobi gedung KPK, sama seperti dalam pemeriksaan sebelumnya.

Terkait dengan kasus ini, Made Oka memang beberapa kali dipanggil KPK. Dalam putusan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, perannya disebut sebagai orang dekat Novanto. Selain itu, Made Oka juga disebut dalam surat dakwaan Novanto sebagai pihak perantara aliran uang ke Novanto.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Anang sebagai tersangka karena diduga bersama-sama pihak lain, ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun.

Atas perbuatannya, Anang disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

Terkait perkara yang melilitnya, usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus e-KTP, Direktur Utama (Dirut) PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo langsung ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/11).

Anang merupakan satu di antara tersangka lain yang sudah ditetapkan penyidik KPK. Sebelumnya KPK sudah menetapkan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto sebagai tersangka (kini divons bersalah).

Selain itu, KPK juga telah menetapkan Andi Narogong sebagai tersangka (divonis bersalah) dan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka (tahap penuntutan). Selain keempat orang tersebut, terkait perkara yang berkaitan, KPK juga menetapkan dua mantan Anggota DPR sebagai tersangka.

Mereka antara lain Miryam S Haryani sebagai tersangka kasus pemberian keterangan tidak benar dan Markus Nari, tersangka kasus penghalang-halangan penyidikan terkait kasus e-KTP. (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...