Tiga Oknum ASN Pasaman Ditetapkan Tersangka Korupsi

Selasa, 20 Februari 2018 23:20

FAJAR.CO.ID — Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), resmi menetapkan tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) kabupaten setempat dan seorang rekanan proyek sebagai tersangka.Keempat orang tersebut, ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terjerat kasus tindak pidana korupsi (tipikor) Pembangunan Peningkatan Jalan Pintu Padang – Botung Busuk, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman tahun 2016 lalu dengan pagu anggaran mencapai Rp 3 miliar.”Tiga ASN ini diduga berperan aktif dalam terjadinya tindak korupsi. Ketiga tersangka yang saat itu menjabat sebagai Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pasaman, diduga dengan sengaja memenangkan perusahaan milik tersangka LJD,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Adhryansyah saat menggelar press rilis, Selasa (20/2/2018).Dalam aturan administrasi lanjut Kajari, rekanan LJD tidak memenuhi persyaratan untuk bisa mememangkan tender. Setelah dimenangkan dengan cara tidak baik, rekanan juga tidak mengerjakan proyek jalan dengan profesional. Dimana, rekanan diduga “memainkan” volume pekerjaan yang tidak sesuai dengan dokumen kontrak.Hal tersebut jelas tidak sesuai dengan Perpres Nomor 70 Tahun 2013 tentang pengadaan barang dan jasa. “Perbuatan empat tersangka menyebakan negara mengalami kerugian,” kata Adhryansyah.Kerugian negara yang ditimbulkan atas perbuatan para tersangka diketahui mencapai Rp200 juta. Ditambahkan oleh Adhryansyah, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut.”Penyidikan kasus ini masih terus kita kembangkan,” pungkasnya. (rcc/JPC)

Bagikan berita ini:
5
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar