Belasan Pemulung Tewas Tertimbun Longsor Sampah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Hujan lebat yang melanda Hulene, Maputo, Mozambik sejak Minggu (18/2/2018) mengakibatkan
tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hulene longsor dan menimbun penduduk.

Sejauh ini baru 17 orang itu yang dinyatakan tewas. Namun, jumlah korban jiwa sangat mungkin merangkak naik.

“Kami akan terus mencari jenazah yang tertimbun sampah,” ujar Despedida Rita, dewan penasihat Distrik Ka
Mavota.

Berdasar data Reuters, longsor terjadi Senin (19/2) pukul 03.00 waktu setempat. Tumpukan sampah dengan
ketinggian sekitar 15 meter itu mengubur tujuh rumah di sekitarnya.

Rumah-rumah kumuh itu tentu dibangun secara ilegal. Pemerintah Kota Maputo sudah berulang-ulang meminta
penduduk untuk pindah. Namun, mereka tidak menggubris permintaan itu.

Penduduk yang tinggal di lokasi tersebut biasanya bekerja sebagai pemulung. Mereka mencari sampah di TPA
terbesar di Maputo itu dan menjualnya untuk menyambung hidup.

’’Saya tinggal di sini karena tidak memiliki tempat tujuan,’’ kata Maria Huo. Putranya termasuk korban luka. Dia
mengatakan siap pindah jika pemerintah menyediakan tempat untuk relokasi.

Kontributor BBC Jose Tembe mengungkapkan bahwa TPA itu ada sejak 1980-an. Menurut dia, Pemerintah Kota
Maputo sudah berulang-ulang membersihkan bangunan kumuh di sekitar TPA tersebut saat musim hujan datang.

Mereka yang dipindah itu diberi sepetak lahan untuk tempat tinggal. Namun, begitu musim hujan berakhir, para
pemulung tersebut kembali lagi. Pemerintah sudah lama menggaungkan penutupan TPA Hulene.

Namun, sejauh ini rencana tersebut tidak pernah terealisasi. Tidak kunjung ditutupnya TPA itu juga menjadikan
pemulung terus kembali ke sana.

Para pekerja kesehatan sudah lama memperingatkan efek samping tinggal di dekat lokasi pembuangan sampah.
Lalat, bau menyengat, dan gas beracun yang dihasilkan sampah-sampah tersebut tidak baik bagi tubuh.

Meski begitu, tekanan ekonomi membuat penduduk tidak punya pilihan selain tinggal dan mencari penghidupan
di tempat pembuangan sampah tersebut. (sha/c15/dos)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...