Bupati Majene Warning Penggunaan Bansos Harus Tepat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAJENE – Pengelolaan anggaran negara harus tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku, jika tidak, maka jeratan hukum menanti. Hal itu ditegaskan Bupati Majene Fahmi Massiara, pada sosialisasi Perbup Nomor 18 Tahun 2017, Tentang Pengelolaan Belanja Hibah dan Bansos, di Ruang Pola Bupati Majene.

“Saya menginstruksikan kepada instansi terkait agar bantuan hibah dan bantuan sosial (Bansos) diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk menghindari masalah hukum,” tegasnya.

Kata Fahmi, dana hibah dan bansos nilainya besar sehingga diharapkan peserta sosialisasi dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang pedoman pengelolaan dana hibah dan bansos.

Ia menjelaskan, pengelolaan dana hibah dan bansos untuk menunjang penyelenggaraan pemerintah daerah, dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat.

“Sosialisasi ini, guna terwujudnya sistem dan prosedur yang lebih baik, memenuhi kaidah-kaidah, tata kelola yang bersih, transparan dan berkeadilam dalam pengeloaan belanja hibah dan bansos,” tuturnya.

Fahmi menegaskan, penggunaan dana negara
atau daerah, wajib membuat laporan dan pertanggung jawaban, karena pemberian hibah dan bansos bersumber dari APBD.

“Dengan adanya perbup ini, pengelolaan pemberian belanja hibah maupun bansos akan lebih tepat sasaran, akuntabilitas dan transparansi,” imbuh Fahmi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lukman, Wakil Ketua DPRD Majene Hasbinah, Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Lawaji, seluruh pimpinan OPD serta para camat dan lurah. (hfd/sulbarexpress/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment