Prancis Izinkan Populasi Serigala Tumbuh, Petani dan Peternak Mengeluh

Rabu, 21 Februari 2018 - 04:25 WIB
ilustrasi serigala. (foto: net)

FAJAR.CO.ID — Sebuah rencana baru diumumkan Pemerintah Prancis yaitu dengan mengizinkan populasi serigala tumbuh dari sekitar 360 saat ini menjadi 500 pada tahun 2023 mendatang.

Langkah pemerintah itu memicu keluhan dari kalangan petani dan peternak yang takut ternak mereka menjadi incaran serigala.

Sebagai isyarat kepada petani, pemerintah mengatakan bahwa pemburu di Prancis masih diperbolehkan untuk memusnahkan 40 serigala tahun ini, sama seperti tahun 2017.

Sekitar 10% populasi serigala dapat dibunuh hingga 2019 mendatang. Proporsi tersebut dapat naik menjadi 12% jika serangan serigala lebih sering dilaporkan.

Sepanjang tahun 2017 lalu, ada hampir 12.000 domba dibunuh oleh serigala di Perancis pada tahun dan pemerintah mendapat tekanan kuat dari petani di wilayah Perancis terutama di Pegunungan Alpen dan Pyrenees.

“Kami menempatkan kepercayaan pada semua pemangku kepentingan dan anggota parlemen setempat untuk menenangkan perdebatan dan memungkinkan koeksistensi dalam jangka panjang,” kata Menteri Pertanian Stephane Travert dan Menteri Lingkungan Hidup Nicolas Hulot dalam sebuah pernyataan bersama.

Rencana baru tersebut juga memungkinkan pemilik ternak dapat mengajukan dana negara untuk melindungi hewan mereka dari serigala.

Setelah dibasmi oleh pemburu pada tahun 1930an, serigala itu kembali ke Prancis dari Italia pada 1990-an.

Serigala terdaftar sebagai spesies yang dilindungi oleh Konvensi Bern yang telah ditandatangani oleh Prancis. (mel/rmol)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *