Rajiun Tumada Tantang Balik, Abdurrahman Shaleh: Tunggu Saja Pukulanku!

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sikap Ketua DPD PAN Kabupaten Muna Barat, La Ode Rajiun Tumada yang tak gentar dengan ancaman Sekretaris DPW PAN Sultra, Adriatma Dwi Putra (ADP) untuk segera mengajukan pengunduran diri 2×24 jam dari PAN, jika tidak tindakan pemecatan langsung diambil.

Sikap Rajiun yang “menantang” balik ADP ditanggapi oleh Ketua DPW PAN Sultra, Abdurrahman Shaleh. Rajiun dalam keterangannya disejumlah media lebih memilih untuk dipecat dibanding mengajukan pengunduran diri. Bahkan, Rajiun memberikan waktu 1×1 jam untuk segera memecatnya.

Abdurrahman Shaleh yang dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp hanya menjawab singkat.

“Tunggu saja pukulanku,” singkatnya kepada awak media fajar.co.id, Rabu (21/2).

Sementara itu, Adriatma Dwi Putra yang dikonfirmasi juga melalui sambungan Whatsapp nya tetap konsisten dengan pernyataan awalnya. Ia memberikan deadline waktu 2×24 jam bagi Rajiun untuk menentukan sikap, apakah mengundurkan diri atau lebih memilih untuk dipecat.

“Saya tetap konsisten dengan ucapan saya 2×24 jam,” kata Wali Kota Kendari ini.

Ia menegaskan, jika dalam waktu yang ditentukan Rajiun belum juga mengajukan pengunduran diri, maka pihaknya akan langsung mengusulkan untuk dilakukan pergantian.

“Pengunduran diri belum masuk, maka segera kami usulkan pergantian,” tukasnya.

La Ode Rajiun Tumada yang dikonfirmasi meminta untuk lebih cepat dilakukan pemecatan. Tak perlu menunggu waktu 2×24 jam untuk dilakukan pemecatan. “Tidak perlu tunggu 2×24 jam. Tapi, saya tunggu pemecatannya 1×1 jam,” kata Rajiun santai.

Lebih lanjut, Rajiun justru heran dengan sikap yang diambil oleh ADP yang dianggap merasa tersinggung dengan adanya Satgas Anti Money Politic yang digagasnya.

“Ini (pemecatan, red) sepertinya berkaitan dengan satgas Anti Money Politic yang saya gagas. Kalau demikian, berarti ADP pro dengan money politic. Kalau berbicara kontribusi partai hanya soal uang, celaka kita sebagai politisi. Seharusnya partai kita besarkan dengan inovasi politik, salah satunya inovasi yang saya gagas adalah Anti Money Politic. Ini harusnya mendapatkan apresiasi, bukan malah sebaliknya,” tegas Rajiun. (Fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...