Suara Ribut-ribut Ternyata dari Bentrok Timses dengan Aparat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BONTANG – Puluhan massa pendukung salah satu pasangan calon (paslon) pemilihan gubernur Kaltim, bentrok dengan aparat kepolisian dari Polres Bontang. Sebab, pendukung paslon menganggap ada kecurangan dalam penyelenggaraan pemilihan gubernur Kaltim, yang membuat jagoan mereka kalah. Mereka mendesak dilakukan pencoblosan ulang.

Pasukan dari Polres Bontang berusaha menahan mereka dengan membuat pagar pengaman. Sehingga, terjadi saling dorong antara pendukung paslon dengan polisi. Namun, pendemo beringas makin banyak. Sehingga, pihak kepolisian memutuskan mendorong dan membubarkan massa dengan water cannon untuk memaksa pendemo mundur.

Semua kericuhan dan pengamanan itu bakal tergambar dalam simulasi yang dilakukan Polres Bontang di Lapangan Bessai Berinta, Selasa (20/2) mendatang.

Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 ini, segala potensi konflik bisa saja terjadi. Simulasi pengamanan Pilgub yang mengambil tema “Unjuk Rasa karena Kekalahan” ini dirasa perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan konflik.

Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono melalui Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah mengatakan untuk menggelar simulasi pengamanan Pilgub 2018, pihaknya melibatkan para anggota Polres Bontang, TNI, Satpol PP Bontang, serta Linmas. “Saat puncaknya juga kami akan melakukang gelar pasukan kesiapan yang dirangkai dengan penandatangan kesepakatan pemilu damai yang digelar KPU bersama Polres Bontang,” jelas Eko, Minggu (18/2) kemarin.

Eko menyebut, saat simulasi dilakukan, pihaknya akan melibatkan seluruh stakeholder. Mulai dari Pemkot Bontang, Polri, TNI, KPU, Panwaslu, Kejari Bontang, serta partai politik ataupun tim pemenangan paslon. Kegiatan simulasi ini juga bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa keterpaduan antara Pemkot Bontang maupun aparat keamanan telah siap mengamankan penyelenggaraan pesta demokrasi Juni mendatang. “Dalam pelaksanaannya tentu kami harapkan Pilgub 2018 berjalan tertib, aman, dan kondusif,” pungkasnya. (mga)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...