Tiga Tergugat Tak Hadir, Mediasi Sengketa Tanah di Jalan Pramuka Ditunda

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Langkah mediasi kasus sengketa tanah di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat antara penggugat Alwi Hamu dan tiga tergugat Yayasan Kesejahteraan Sosial Darma Putra Kostrad, Mayor Chk Mansyur dan Buana Megah Wiratama (BMW) harus ditunda, lantaran tiga tergugat tak menghadiri mediasi di Kantor Pengadilan Jakarta Pusat, Rabu (21/2).

Langkah mediasi yang dipandu oleh hakim Sunarso ini harus ditunda hingga satu minggu ke depan pada, Rabu (28/2) pukul 09.00 WIB.

Kuasa hukum penggugat Noval Sembiring mengatakan, jika mediasi ini tidak sejalan dengan apa yang disepakati bersama, mendingan masalah ini langsung disidangkan saja. “Kalau caranya kaya gini, langsung masuk perkara pokok aja,” kata Noval kepada pemandu mediasi, Sunarso.

Dikatakan Noval, langkah mediasi ini tidak dihargai oleh tiga tergugat dengan sikap mengabaikan kesepakatan waktu mediasi yang sudah diatur. “Ini seolah-olah klien kami ingin damai dan akan terlihat pihak yang salah, hingga ingin berdamai, padahal tidak,” ujarnya.

Lanjut Noval, pihak tergugat sejatinya ingin persoalan ini berakhir dengan damai, tapi sikap yang ditunjukan oleh tiga tergugat ini seakan-akan tidak mau berdamai. “Prinsip klien kami itu tetap berdamai tanpa harus merugikan pihak lain. Namun, tiga tergugat ini tidak mau berdamai. Setau saya, anggota TNI itu disiplin, tapi sampai sekarang ga hadir, bahkan sekretaris kami sudah menghubungi mereka,” jelasnya.

Sementata itu, Sunarso (pihak mediasi) menuturkan, dua belah pihak diharuskan mengetahui rencana perdamaian itu seperti apa, agar tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari.

“Kemarin ada kesepakatan, prinsipnya setuju damai. Karena sudah setuju damai, maka masing-masing harus membawa draf dan mengetahui rencana perdamain itu seperti apa. Setelah itu baru kita serahkan ke tergugat, karena jika penggugat tidak membuat rencana itu, bagaiman kita mau tau,” kata Sunarso.

“Dalam gugatan ini bukan draf perdamaian, tolong diberitau kepada kliennya, kalau rencana tergugat itu seperti apa, ini tak ada masalah buat kami, tapi akan bermasalah buat penggugat,” tutup Sunarso.

Hadir dalam mediasi itu, tiga kuasa hukum Alwi Hamu, Noval Sembiring, Muh Thaib Ohorella dan Nelson Daniel Boling. Sementara tergugat dua dihadiri oleh satu perwakilannya, dan Sunarso sebagai pihak mediasi. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...