Usai Parangi Adik dan Keponakannya, Pebemor di Gowa Langsung Bunuh Diri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kamaruddin Daeng Naba (44) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak motor (bentor), memarangi adiknya yang bernama Hamdala Daeng Sunggu (38), dan keponakannya Fitriani Hasan (32).

Peristiwa naas ini terjadi di Pa’bangngiang, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (20/2/2018).

Mulanya, Kamaruddin mendatangi warung Hamdala. Ia menanyakan soal permasalahan anaknya yang bernama Syukur. Selang beberapa waktu, Kamaruddin langsung menganiaya Hamdala menggunakan kunci pas.

Lalu, ia mencabut parang yang diselipkan di pinggangnya. Kamaruddin langsung membacok Hamdala dengan melukai kepala bagian belakangnya.

Sementara Fitri, yang saat itu berada di samping Hamdala ikut menjadi sasaran pemarangan. Ia terluka di kepala belakang. Usai memarangi adik dan ponakannya, Kamaruddin langsung menusuk perutnya sendiri.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, warga langsung membawa pelaku dan 2 korban ke RS Syekh Yusuf Gowa sesaat setelah kejadian.“Kamaruddin dinyatakan meninggal saat tiba di RS Syekh Yusuf,” kata Mangatas Tambunan, Selasa (20/2/2018).

Sementara, dua korban masih dirawat intensif di RS Syekh Yusuf Gowa. Peristiwa ini, kata Mangatas Tambunan, hanya disaksikan oleh anak Hamdala yang masih berusia 6 tahun bernama Aldi Saputra.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...