Besok, Sejumlah Petinggi PAN Baubau Juga Nyatakan Mundur

Kamis, 22 Februari 2018 - 21:24 WIB

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Gelombang pengunduran diri dari Partai Amanat Nasional (PAN) terus bergulir. Setelah sebelumnya Ketua DPD PAN Kabupaten Muna Barat, La Ode Rajiun Tumada dan Ketua DPD PAN Kabupaten Buton, La Bakry yang sudah menyatakan mundur. Kini giliran sejumlah petinggi PAN DPD Kota Baubau yang akan mengikuti jejak dua Ketua DPD itu.

Hal ini diakui oleh Aslan Azis selaku salah satu deklarator PAN di Kota Baubau dan Kabupaten Buton. Bahkan, tak tanggung-tanggung ada sekitar tujuh orang petinggi PAN Baubau yang sudah siap untuk melepas baju partai berlambang matahari terbit itu.

Mereka yang nyatakan mundur selain Aslan Asiz diantaranya, Roslina Rahim selaku Sekretaris DPD PAN Baubau, Rahmat Bahnan selaku Wakil Sekretaris DPW PAN Sultra, Abu Popalia selaku Wakil Ketua DPD PAN Baubau, Hamuri selaku Wakil Ketua DPD PAN Baubau dan Rahman Taslim selaku Wakil Sekretaris PAN Baubau.

“Saya deklarator PAN Kota Baubau dan Buton juga siap nyatakan mundur. Kira-kira ada sekitar 7 orang petinggi PAN Baubau yang mundur,” katanya, Kamis (22/2) melalui sambungan telponnya.

Bahkan, niatan untuk mundur dari PAN akan dilakukan besok, Jum’at (23/2) usai menggelar rapat Tim Pemenangan Roslina Rahim-La Ode Yasin Mazadu selaku Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau Periode 2018-2019.

“Rencana setelah rapat besok (Jum’at, 22/2, red) kita barengi konferensi pers terkait pengunduran diri itu. Jadi kami sudah siap nyatakan untuk mundur,” tegasnya.

Aslan menjelaskan, niatan untuk mundur dari PAN sebenarnya sudah sejak lama akan dilakukan. Hanya saja, Ia masih mencari momen yang tepat untuk mendeklarasikan pengunduran diri tersebut. “Niat kami untuk nyatakan mundur sudah lama, hanya saja kami mencari momentum yang tepat untuk bersama-sama mundur dari PAN,” ujarnya.

Satu alasan yang mendorong dirinya dan lainnya untuk mundur dari PAN adalah dikarenakan PAN yang merupakan partai besar sudah tidak menganut sistem demokratis.

“Alasan untuk mundur karena kami melihat PAN sudah tidak demokratis, tidak melihat jasa-jasa para kader yang sudah membesarkan PAN. Ini yang menjadi salah satu alasan kami untuk mundur dari PAN,” tandasnya. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.