Lagi, Pria Menyusup ke Rumah Ketua MUI Madium, Diduga Orang Gila

Kamis, 22 Februari 2018 - 09:04 WIB

FAJAR.CO.ID, MADIUN – Rumah Ketua Majelis Ulama (MUI) di Kota Madium Jawa Timur (Jatim), Sutoyo mendadak heboh pada Selasa (20/2) malam lalu. Rumahnya ditemukan seorang pria yang menyusup ke dalam.

Usut-punya usut, pria misterius itu diketahui bernama David (35) asal Babat, Lamongan. Sebelumnya ia terpantau melakukan transit di Ngawi. Dia tinggal di rumah Abdul Aziz, ayahnya, sebelum berkeliaran di Kota Madiun.

Kendati baru tiga hari kabur dari rumah ayahnya, penampilan David sudah terlihat kumal.

‘’Mungkin karena tidak betah di Ngawi karena orang tuanya sudah bercerai,’’ kata Wakapolres Madiun Kota Kompol Mujito, Rabu (21/2).

David sudah sejak Selasa malam (20/2) menjalani pemeriksaan di ruang penyidik unit pidana umum sat reskrim. Pemeriksaan berlangsung hingga pukul 14.30 kemarin.

David beberapa kali sempat pergi ke kamar mandi dengan pengawalan. Abdul Aziz kemarin mengajak anggota keluarganya saat membesuk David ke kantor polisi.

Namun, dia memilih bungkam di depan awak media. Dari tingkah lakunya, David terindikasi mengidap gangguan jiwa. ‘’Indikasinya seperti itu,’’ ujar wakapolres.

Jawaban David tidak konsisten ketika disodori pertanyaan penyidik. Keluarga juga ramai-ramai menerangkan bahwa pemuda perawakan tinggi kurus itu pernah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya.

Bahkan, David diklaim mengantongi surat keterangan pengidap gangguan jiwa. ‘’Tapi kami tidak berhenti dari keterangan keluarga saja. Perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis,’’ tegas wakapolres.

Mujito menyebut bakal memeriksakan David ke dokter ahli kejiwaan. Pun, kurang bijak jika langsung mengaitkan aksi penyusupan ke rumah Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo dengan teror penyerangan yang korbannya tokoh agama di sejumlah daerah.

‘’Kesimpulan apakah ada keterkaitan itu harus diambil berdasarkan fakta pemeriksaan. Supaya masyarakat tetap tenang dan tidak asal mengait-ngaitkan dengan isu yang berkembang,’’ jelas Mujito.

Kapolres Madiun Kota AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan menjamin proses pemeriksaan terhadap David bakal tuntas.

Pihaknya bakal memastikan kondisi kejiwaan berikut latar belakang keluarga terperiksa. Sonny juga meminta masyarakat tidak langsung berspekulasi dengan kasus penyerangan di sejumlah daerah.

‘’Tidak perlu gaduh atau panik. Kami menjamin pengamanan di Kota Madiun maksimal,’’ tegasnya. (naz/c1/hw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *