Hanya PDIP dan Nasdem Saja yang Ngotot Gunakan Hak Interpelasi untuk Anies Baswedan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Wakil DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik, mempertanyakan anggota mana saja yang bersedia menggunakan hak interpelasinya untuk bertanya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Politikus Partai Gerindra ini menyatakan beberapa fraksi di DPRD DKI tidak bersedia mengajukan hak interpelasi. Kata dia, hanya fraksi PDIP dan NasDem saja yang bersedia menggunakan hak tanya anggota dewan tersebut.
"Siapa yang setuju? Saya sebutin nih Gerindra nggak PKS nggak PPP nggak Golkar nggak Demokrat nggak. Ya PDIP sama Nasdem berapa?," kata Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/2).
Meski demikian, Taufik mengaku tak keberatan dengan hak interpelasi yang diajukan anggotanya itu. Lanjut ditambahkannya, meskipun hak interpelasi diajukan, akan ada beberapa tahapan proses yang sangat panjang. "Nggak apa-apa biasa aja. Kan interplasi tuh prosesnya panjang,"ungkapnya.
Ketua DPD Gerindra ini pun mengingatkan, jangan sampai wakil rakyat Jakarta kehilangan kepercayaan oleh rakyatnya sendiri karena menentang kebijakan untuk warga kelas menengah kebawah. "Cuma saya mengingatkan kaki lima ini program untuk rakyat kecil. Gitu lho. DPRD nanti dianggap nggak berpihak sama rakyat,"pungkasnya. Diwartakan sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, proses pengajuan hak interpelasi anggota dewan tengah dalam proses penandatanganan beberapa fraksi yang bersedia bergabung. "Sedang proses, beberapa anggota dan fraksi sedang melakukan tanda tangan pengguna hak tersebut, minggu ini insyaallah selesai," kata Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/2).
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan