Katanya untuk Usir Setan, Ibu Pegang Kaki Putrinya saat Dinodai Pelaku

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Percaya bahwa ada iblis di dalam tubuh anaknya, ibu bernama Celia Beatriz Sosa justru membantu kekasihnya memperkosa putrinya sebagai ritual pengusiran.

Pemerkosaan untuk menghilangkan setan di dalam tubuh anaknya itu bahkan berlangsung selama tujuh tahun. Sang anak diperkosa sejak berusia delapan tahun pada 2006 dan baru berakhir 2015 silam saat gadis itu berusia 15 tahun.

Akibat pemerkosaan selama bertahun-tahun di rumah mereka di Buenos Aires, Argentina itu, si anak yang kini berusia 17 tahun sempat hamil dan harus menggugurkan kandungannya di Paraguay. Tengah pekan ini, Celia Beatriz Sosa dinyatakan bersalah di pengadilan dan dihukum penjara 14 tahun.

Saat Celia harus mendekam di penjara wanita Ezeiza di Buenos Aires, sang pacar Sergio Eduardo Gimenez melarikan diri setelah aksi pemerkosaan yang ia lakukan terungkap. Sekarang ini, Sergio sedang diburu oleh Interpol.

Korban mengatakan dalam pernyataannya: “Dia selalu mabuk, dan saya tidak pernah menyukainya. Dia mengatakan bahwa saya memiliki setan di dalam diri saya dan ibu saya mulai mempercayainya. Semuanya dimulai saat saya berusia delapan tahun dan dia membangunkan saya untuk memberi tahu saya untuk melakukan sesuatu dengan dia. Tentu saja saya tidak ingin melakukannya.”

“Sebelum saya pergi tidur dia akan berkata, ‘jangan tertidur, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan’ dan ibu saya akan memegang kaki saya dan memukul saya dengan sabuk. Saya harus melakukan sesuatu. Terkadang dia memilikiku sepanjang malam. Terkadang dia menggunakan kondom, terkadang tidak,” sambungnya.

Setelah bertahun-tahun, gadis tersebut memberi tahu neneknya tentang pelecehan tersebut dan dia membantunya mengajukan laporan dan menemaninya dalam pemeriksaan ginekologi dan psikologis, yang memastikan bahwa dia mengatakan yang sebenarnya. (Metro/amr/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...