PKM di Sebatik Beri Pasien Obat Kedaluwarsa

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik yang telah kedaluwarsa. Obat tersebut diberikan kepada pasien untuk dikonsumsi.

Pasien yang tak ingin namanya dikorankan mengaku sudah sekali mengonsumsi obat tersebut, sesuai masa berlaku yang tercantum pada Januari 2018. Sehingga setelah itu ia tidak melanjutkan mengonsumsinya.

Pasien yang diberikan obat tersebut mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan salah satu PKM di Sebatik. Karena tidak memperhatikan obat-obatan yang diberikan kepada pasien. “Saya minta kepada PKM agar lebih memperhatikan masa berlaku obat sebelum diberikan kepada pasien,” kata pasien berjenis kelamin pria ini.

Menurutnya, hal semacam ini harus diperhatikan, karena meyangkut kesehatan pasien. Sebelum terjadi di PKM lainnya, ia berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan melakukan pengawasan obat-obatan yang ada di PKM.

Seharusnya, jelas pria ini, petugas harus melihat masa berlaku obat sebelum memberikannya kepada pasien. Sebab, jika diberikan, katanya, dampak dari meminum obat tersebut bisa fatal. Terlebih jika pasien tak dapat membaca tulisan yang ada diobat tersebut. “Sebelum terkena dengan pasien lainnya, maka para PKM harus memperhatikan stok obat yang ada,” tuturnya. “Hal ini harus menjadi pengalaman, jangan lagi ada PKM yang memberikan obat kedaluwarsa kepada pasien,” lanjutnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Nunukan, Eli mengatakan, untuk persoalan obat-obatan kedaluwarsa yang telah diberikan kepada pasien di Sebatik, belum dapat dijelaskan secara rinci terkait obat tersebut. “Nanti saja kepala dinas yang klarifikasi langsung terkait obat tersebut,” kata Eli kepada media ini kemarin.

Namun untuk kejadian di Sebatik, pasien yang telah menerima obat kedaluwarsa ini, pihak PKM telah mendatangi pasien tersebut untuk melakukan klarifikasi. Sehingga tidak perlu dipermasalahkan lagi. “Pihak PKM telah bertemu dengan pasien untuk menjelaskan obat yang telah diberikan,” ujarnya. (nal/ash)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar