Rajiun Tumada Kuasai Rumah PAN, Kader Ramai-ramai Bakar KTA

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MUNA BARAT – Siapa bilang La Ode Rajiun Tumada sudah habis massanya pasca dinonaktifkan sebagai Ketua DPD PAN Muna Barat oleh DPW PAN Sultra? Jika ada yang berpendapat seperti itu, maka salah besar. Setelah kursi pimpinan DPD PAN Muna Barat diserahkan kepada La Ode Koso sebagai pelaksana Ketua, ratusan kader langsung memadati kediaman Rajiun Tumada.

Kehadiran mereka untuk memberikan support kepada mantan Kasat Pol PP Sultra itu sejak Kamis (22/2). Bahkan, sampai saat ini gelombang massa yang kebanyakan dari kader PAN Muna Barat terus berdatangan di kediaman Rajiun Tumada. Sebagai wujud solidaritas, ratusan kader PAN mengumpulkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PAN untuk dibakar. Tidak sampai disitu, aksi lepas jas dan baju PAN juga dilakukan dan dimasukkan kedalam karung.

“Ini merupakan aksi solidaritas yang spontan dilakukan terhadap saya dan tanpa komando. KTA dibakar sedangkan jas dan baju didalam karung akan diserahkan kepada DPW PAN sebagai bukti kalau kita mundur dari PAN dan fokus pada satgas anti money politk dan anti dinasti politik,” kata Rajiun dihadapan ratusan kader PAN yang telah nyatakan untuk mundur, Jumat (23/2).

Bukan hanya itu, Rumah PAN juga diambil alih oleh Rajiun Tumada yang akan dijadikan sebagai posko anti money politik dan anti dinasti politik. Dalam acara yang membuat macet jalan poros Lagadi Marobea bukan hanya dihadiri kader partai, tapi juga ribuan masyarakat Muna Barat yang ingin menyaksikan hari bersejarah itu.

“Mulai hari ini saya resmi mundur sebagai kader PAN, dan rumah PAN Muna Barat kita jadikan posko utama satgas anti monei politik dan sara,” tegas Rajiun Tumada.

Dalam kesempatan tersebut, Rajiun Tumada tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang sempat mempercayakan dirinya untuk memimpin PAN di Muna Barat.

“Sebagai mantan kader PAN saya mengucapkan terima kasih kepada Ketum PAN, Pak Zulkifli Hasan. Kita berpisah dengan PAN karena ada oknum-oknum yang tidak senang dengan satgas anty money politik yang saya bentuk,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Direktur Rajiun Center, La Ode Rahmat Apiti menegaskan aksi yang dilakukan oleh ratusan kader PAN Muna Barat merupakan aksi spontantanitas sebagai wujud kecintaan kader PAN dan masyarakat Muna Barat terhadap Rajiun Tumada. Dilanjutkan, satgas anty money politik yang di gagas Rajiun Tumada kini menjadi gerakan kultural. “Rajiun Tumada saat ini populer sebagai pelopor anti money politik dan anti dinasti politik di Sultra, dan kungkin bahkan di Indonesia,” singkatnya. (Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...