Tulis Puisi, Fadli Zon: Hanya di Zaman Ini, Orang Gila Jadi Pembunuh

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:45 WIB
Fadli Zon dan Patung The Founding Fathers. (Foto: Rmol/FAJAR Group)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Akhir-akhir ini aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap ulama dan tokoh agama tak terbendung. Aksi penganiayaan hingga pembunuhan terus dilakukan oleh orang yang dibilang ‘gila’ oleh aparat kepolisian.

Meski aksi penganiayaan hingga berujung pada pembunuhan itu sudah ditangani aparat kepolisian, tetapi tidak mengakhiri aksi-aksi tersebut.

Rentetan aksi yang tidak toleran ini terjadi dalam periode Februari ini, baik itu penganiayaan dan pembunuhan terhadap ulama di Jawa Barat, persekusi terhadap biksu di Banten hingga penyerangan Gereja di Sleman, Jogja.

Penyerangan ke Gereja langsung mendapat penangan cepat oleh pihak kepolisian dengan menerjunkan Densus 88 Polri, dan pelaku langsung diciduk. Sementara, semua aksi penganiayaan terhadap ulama diklaim pelakunya adalah orang gila.

Atas fenomena ini, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menulis puisi yang terinspirasi dari fenomena orang gila yang ramai diberitakan karena menganiaya ulama. Tak hanya menilis puisi, Fadli Zon juga menyindir Pemerintah saat ini, dimana orang gila bisa menjadi pembunuh.

ORANG GILA

orang gila ramai di berita
sibuk mengintai para ulama
bawa linggis, golok, rupa-rupa senjata
meneror sekitar masjid dan mushola
menebar horor kemana-mana

orang gila makin bahaya
membantai ustadz begitu tega
darah tumpah jatuh ke tanah
nyawa hilang begitu mudah
biadab luar biasa
semua marah

hanya di zaman ini
orang gila jadi pembunuh
warga bersiap setiap subuh
benarkah kau pembuat gaduh
siapa sutradara sang penyuruh
menempatkanmu jadi tertuduh

orang gila kok tiba-tiba
siasat bagai mafia
tatapan mata penuh makna
lakon politik adu domba

orang gila duh orang gila
kembalilah segera ke markas
lapor sebagai orang waras

Fadli Zon, Semarang, 22 Februari 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.