Sekjen DPP PAN: Saya Akan ke Sultra Minggu Depan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kisruh Partai Amanat Nasional (PAN) di Sulawesi Tenggara (Sultra) masih terus memanas. Setelah Ketua DPD PAN Muna Barat, La Ode Rajiun Tumada menyatakan mundur dari PAN selanjutnya diikuti aksi mundur secara massal oleh ratusan kader PAN di Muna Barat, Jum’at (23/2).

Bukan hanya itu saja, ratusan kader secara bersama-sama mengumpulkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan langsung membakarnya. Sedangkan, jas dan baju kebesaran PAN dibuka secara serentak dan langsung dimasukkan kedalam karung yang selanjutnya akan diserahkan kepada DPW PAN Sultra yang diketuai oleh Abdurrahman Shaleh.

Hal itu berawal ketika Rajiun Tumada mendapat “ancaman” dari Sekretaris DPW PAN Sultra, Adriatma Dwi Putra untuk segera mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPD PAN Muna Barat dalam waktu 2x24 jam, jika tidak maka sanksi pemecatan yang diambil. Namun, bukannya takut, Rajiun Tumada justru menantang balik. Ia meminta untuk segera dipecat dalam waktu 1x1 jam.

Pasca penonaktifan Rajiun Tumada sebagai Ketua DPD PAN Muna Barat. Gelombang pengunduran diri mulai bermunculan. Ketua DPD PAN Buton, La Bakry ikut buka suara. Ia bahkan sudah mengajukan pengunduran diri sejak seminggu yang lalu. Pada, Jum’at (23/2) sejumlah pentinggi DPD PAN Baubau juga mengikuti jejak Rajiun Tumada maupun La Bakry. Setidaknya ada 7 petinggi PAN Baubau yang sudah menyatakan sikap untuk mundur dari partai berlambang matahari terbit itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...