Ditanya Ingin jadi Cawapres dengan Jokowi, Puan: No Comment

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyatakan, partainya telah menetapkan kriteria tentang calon wakil presiden yang akan pendamping Joko Widodo di Pemilu 2019.

Namun, untuk figur-figur kandidat cawapres masih sangat dinamis.

“Untuk cawapres ya sudah ada kriteria yang kami bahas secara terbatas bahwa paling tidak adalah orang yang mengedepankan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman, kemudian toleransi beragama,” ujar Puan usai penutupan Rakernas III PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (25/2).

Selain itu, bakal cawapres pendamping Jokowi juga harus peduli terhadap rakyat kecil. “Dan bisa mengimplementasikan program-program kerakyatan,” sambung Puan.

Namun, kata menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan itu, keputusan akhir soal cawapres Jokowi berada di Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Itu berkaitan dengan hal prerogatif dari ketua umum,” tegasnya.

Lantas, apakah nama Puan masuk dalam daftar kandidat cawapres Jokowi?

“No comment kalau soal itu. Belum ada pembicaraan langsung ke situ,” kilahnya.

Puan justru memberi jawaban diplomatis saat ditanya apakah berniat menjadi cawapres.

“Lho, ini bukan niat. Ini masalahnya adalah untuk kepentingan nasional jadi ya tentu saja nanti kalau di PDIP itu ibu ketua umum yang punya prerogatif dengan pertimbangan yang matang, kemudian menentukan siapa yang akan diusulkan,” katanya.

Untuk itu, PDIP juga akan berkomunikasi dengan Jokowi dan partai lain yang mengusungnya guna menentukan cawapres.

“Ya tentu saja setelah komunikasi politik dengan capres dan mungkin juga dengan partai pendukung lainnya,” pungkasnya.(ara/jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar