DPW PAN Sultra Sudah Deteksi Pengunduran Diri Arhawi

  • Bagikan
"Kita akan siapkan penggantinya. Kita sekarang fokus untuk memaksimalkan pemenangan calon gubernur dari PAN," tegasnya. Meski ditinggalkan Arhawi di Wakatobi, Mahaseng tetap optimis tidak akan memberikan dampak yang luar biasa. Pasalnya, iya meyakini masih banyak kader-kader PAN yang potensial untuk bisa bekerja. "Dikaitkan dengan Wakatobi, kita disana masih punya kader-kader potensial lain untuk bekerja, dan masih mengandalkan Pak Hugua sebagai mantan bupati 2 periode yang berhasil," ujarnya. Pengunduran diri Arhawi juga kembali ditegaskan Mahaseng bahwa tidak akan merugikan atau memberikan dampak yang negatif terhadap calon gubernur dan wakil gubernur dari yang diusug PAN, Asrun-Hugua. Selain PAN masih banyak memiliki kader-kader yang militansi yang tinggi, PAN juga ditopang oleh partai-partai pengusung lainnya seperti, PDIP, PKS, Gerindra dan Hanura. "Tidak masalah dengan mundurnya Arhawi karena partai-partai pengusung Asrun-Hugua masing-masing juga punya kader militansi yang tinggi," tukasnya. Sebelumnya, beredar surat pernyataan pengunduran diri Arhawi sebagai Ketua DPD, anggota serta kader PAN Wakatobi periode 2016-2021. Surat yang ditandatangani diatas materi 6000 itu tertanggal 21 Februari 2018. Atau beberapa hari setelah pengunduran diri La Ode Rajiun Tumada dan La Bakry sebagai Ketua DPD Muna Barat dan Buton. (Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan