Gigit Majikan hingga Luka Parah, Anjing Pitbull Dipenjara

Minggu, 25 Februari 2018 - 23:23 WIB
Anjing pitbull yang sudah menggigit majikannya diserahkan ke Lapas Kelas III Bontang untuk dipelihara.(DISDAMKARTAN FOT BONTANG POST)

FAJAR.CO.ID — Anjing jenis pitbull milik warga Jalan Cendana, HOP I, RT 20, Kelurahan Satimpo diserahkan ke Lapas Kelas III Bontang, untuk dipelihara.

Anjing tersebut sebelumnya diambil alih oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang lantaran telah menggigit majikannya.

Kepala Disdamkartan Bontang, Muhammad Yani, melalui Plt Kasi Pencegahan, Pengendalian, dan Penyuluhan, Yuli Masriyantika, mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Lapas Kelas III Bontang untuk menyerahkan anjing jenis pitbull tersebut. Mengingat sebelumnya anjing yang dipelihara warga HOP itu sempat menggingit majikannya sendiri.

“Untuk mencegah kejadian itu teulang kembali, kami pun mengamankan anjing tersebut dari rumah yang bersangkutan,” jelas Yanti sapaannya.

Anjing yang terkenal akan keganasan dan serangan yang mematikan tersebut menggigit majikannya Kamis (15/2) lalu, namun baru dilaporkan Selasa (20/2) lalu untuk dipindahkan.

Kejadiannya berlangsung pada pagi hari saat istri pemilik anjing sedang memasak kemudian terjatuh karena terpeleset. Korban terjatuh tak bisa bangun sehingga teriak memanggil suaminya agar dibantu berdiri. Namun justru karena teriakan tersebut, anjing pitbul miliknya kaget dan malah menyerangnya dengan menggigit di beberapa bagian tubuh.

“Melihat lukanya cukup parah hingga terdapat luka sedalam 15 cm,” ujarnya.

Mendapat laporan, anggota Damkar langsung mengamankan anjing tersebut. Selanjutnya Disdamkartan menyerahkan anjing pitbull tersebut ke Lapas Kelas III Bontang atas permintaan pemilik anjing tersebut.

Hal itu diharapkan bisa membuat si anjing bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya di Lapas. Pihak Lapas pun dikatakan Yanti sangat menyambut baik dan siap menerima keberadaan anjing tersebut.

“Anjing jenis pitbul ini sangat berbeda dengan jenis anjing lainnya yang biasa dipelihara oleh masyarakat, perlu pemeliharaan dan penanganan khusus,” bebernya.

Harapan ke depan, semoga kerja sama antara Disdamkartan Bontang, Lapas Kelas III Bontang serta instansi terkait lainnya dan masyarakat bisa terjalin dengan baik. “Memberikan rasa aman dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (mga)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *