Lakalantas Horor! Pengendara Motor Penyet Dilindas Truk TNI

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di KM 29 Desa Korek Kecamatan Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Rabu siang (21/2). Tabrakan antara truk milik TNI dengan sepeda motor itu menewaskan Moh Nasir (30), warga Dusun Panca Maju Desa Korek.

Rakyat Kalbar memberitakan, kondisi sepeda motor korban begitu tragis. Sepeda motor korban melekat di bawah ban truk yang dikemudikan Prada F (24). Kejadian berawal dari ketidakseimbangan pengemudi truk, sehingga hilang kendali saat menaiki jembatan.

Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Syarifah Salbiah ketika dikonfirmasi membenarkan kecelakaan maut tersebut. Ketika mendengar kecelakaan itu pihaknya langsung turun ke lokasi, untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi.

Dikatakannya, sangat jelas terlihat bekas jejak rem goresan aspal dan bercak darah di TKP. Semua berawal dari truk dari arah Tayan hendak masuk ke arah kota dengan muatan tanah. “Namun ketika sampai di TKP, mobil dumb truk TNI itu, hendak menaiki jembatan kemudian hilang kesimbangan,” jelasnya.

Lantaran ketidakseimbangan saat melintasi jembatan yang menanjak, akhirnya truk lari ke kanan jalan. Secara bersamaan datang dari arah yang berlawanan sepeda motor KB 4145 MN yang dikemudikan korban. Lantaran jaraknya begitu dekat sekali, tabrakan pun tak dapat dihindarkan. “Berkaitan dengan kasus ini, kepolisian tidak bisa melakukan proses hukum terhadap anggota TNI, sehingga dilimpahkan kepada pihak Kodam XII Tanjungpura untuk diproses lanjut,” ungkap Salbiah.

Terpisah, Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Tri Rana Subekti membenarkan laka lantas tewas di Jalan Trans Kalimantan tersebut. Dijelaskannya, kecelakaan itu melibatkan kendaraan milik Batalyon Zeni Tempur 6 (Yonzipur 6). “Benar, itu punya Yonzipur 6 truknya, akibat rem mendadak menghindari ada motor yang tiba-tiba belok kiri,” ujarnya dihubungi Rakyat Kalbar melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (21/2) sore.

Saat ini kata Kapendam, pengemudi truk sudah diproses oleh Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura atau (Pomdam XII/Tanjungpura).  “Danyon Zipur nya juga sudah ambil tindakan untuk sopir diserahkan ke Pomdam serta bertanggung jawab mengurus korban ke keluarga korban,” tutupnya.  (Achmad Mundzirin, Ambrosius Junius/rk)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...