Polda Metro Pastikan Garap Djarot Setelah Pilgub Sumut

Senin, 26 Februari 2018 - 22:14 WIB

FAJAR.CO.ID — Polda Metro Jaya memastikan bahwa penanganan dugaan korupsi proyek reklamasi Teluk
Jakarta yang menyeret mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, masih akan berproses.

Hanya saja, Djarot saat ini belum bisa diperiksa karena sibuk mengikuti serangkaian kegiatan pemilihan
gubernur (pilgub) Sumatera Utara (Sumut).

“Pak Djarot belum karena masih sibuk Pilkada,” terang Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan
Jayamarta, kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Saat ini, kata Adi, pihak kepolisian masih melakukan pengkajian soal nilai jual objek pajak (NJOP) lahan hasil
proyek reklamasi pantai Utara Jakarta. Tahapan hingga keluarnya nilai NJOP akan ditelaah polisi.

Sebelumnya, Adi mengatakan, pihaknya sudah memeriksa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok). “Ahok sudah dimintai keterangan,” kata Adi.

Adi membeberkan, pemeriksaan sudah dilangsungkan pada awal Februari 2018 di Mako Brimob Kelapa Dua,
Depok. Dalam pemeriksaan itu, Ahok dicecar dengan 20 pertanyaan terkait kebijakan reklamasi ini.

“Pertanyaan yang berkaitan dengan kebijakan dia berkaitan dengan reklamasi pada saat dia menjadi gubernur,”  tegas Adi.

Adi menjelaskan, sejauh ini polisi telah memanggil beberapa pejabat dari Pemprov DKI Jakarta terkait dugaan
pelanggaran hukum saat penentuan NJOP pulau reklamasi. Mereka adalah Kepala Badan PTSP Edy Junaedi,
Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov DKI Benni Agus Candra, kepala BPRD DKI Edi Sumantri, staf BPRD
DKI, dan staf BPRD Penjaringan.

Polisi juga sudah memeriksa Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah dan Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil juga sempat diperiksa terkait dugaan korupsi ini. (san/rmol/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *