Sidang Sengketa Ditolak, Tiga Gugatan Tidak Beralasan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sidang sengketa Pilwalkot oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), berakhir dengan penolakan gugatan dari pasangan Andi Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi di Kantor Panwaslu Jalan Anggrek Makassar, Senin(26/2/18).

Diketahui, dalam sidang sengketa ada tiga item yang dipermasalahkan yaitu menyangkut masalah program RT/RW calon petahana Danny Pomanto. Sesuai dengan ketentuan pasal 71 ayat 3 undang-undang no 10 tahun 2016, itu merupaka  program lama sebelum ditetapkan sebagai calon walikota.

“Faktanya adalah program ini sudah jauh, priode 1 tahun lebih karena direncanakan pelaksanaannya diawal tahun 2017, jadi item ini terpenuhi,” ujar Ketua Tim Hukum Pasangan DIAmi, Jamaluddin Rustam.

Kemudian pengangkatan tenaga honorer, program yang merupakan aspirasi dari DPRD kota Makassar dan bukan berasal dari program Walikota Makassar.

“Semua pandangan fraksi menyatakan itu bukan program Danny Pomanto, sehingga ini seharusnya menjadi wewenang Bawaslu menjadi suatu objek sengketa, nah itu yang tidak terpenuhi, ” bebernya.

Selanjutnya masalah tagline ‘Dua Kali Tambah Baik’ yang menjadi bahan gugatan. Menurutnya, tagline bukan merupakan program dan juga tidak memakai anggaran.

“Sehingga ketiga item ini tidak terpenuhi, tidak berdasar dan tidak beralasan,” jelas Jamaluddin. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...