Kalkulasi Politik PAN, Prof Andalan Bakal Menang dan Raih 50 Persen Suara

Selasa, 27 Februari 2018 - 15:00 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PAN Sulsel yakin 100 persen bahwa pasangan Prof Andalan bakal menang di Pilkada Sulsel. Berdasarkan kalkulasi politik PAN, Prof Andalan yang bernomor 3 insyaallah menangguk 50 persen suara.

Kalkulasi kemenangan Prof Andalan itu disampaikan Darwis Duddu, Wakil Ketua DPW PAN Sulsel. Kalkulasi keluar setelah Tim Pemenangan Prof Andalan melakukan rapat konsolidasi dengan Tim Setgab partai pendukung yang terdiri dari PAN, PDIP dan PKS, di Kantor Setgab Prof Andalan kemarin siang.

“Hal pertama yang harus dipegang, masyarakat Sulsel saat ini menginginkan Profesor Nurdin Abdullah jadi Gubernur Sulsel. Di hati mayoritas masyarakat Sulsel, mereka menginginkan Prof Nurdin Abdullah bisa tampil untuk membawa perubahan bagi Sulsel agar semakin jaya ke depan,” kata Darwis Duddu, Selasa (27/2/2018).

Menurut Darwis, prestasi Prof Nurdin Abdullah (NA) sudah jelas dibanding tiga kandidat lainnya. “Kinerja Prof Nurdin Abdullah sudah jelas selama memimpin Kabupaten Bantaeng. Profesor NA sudah memberi bukti nyata,” katanya.

Berdasarkan kalkulasi politik PAN, pada Pilkada Sulsel terdapat 40 persen pemilih cerdas dan 60 persen pemilih di pelosok-pelosok. “Saya yakin dari total 40 persen pemilih cerdas, sebanyak 30 persen mendukung Prof Andalan. Sisanya yang 10 persen terbagi ke tiga calon lainnya,” kata Darwis.

Oleh sebab itulah, pertarungan bakal ramai untuk memperebutkan 60 persen suara pemilih tadi. “Nah, pertarungan yang sebenarnya terjadi untuk memperebutkan 60 persen suara di luar pemilih cerdas tadi. Kalau kita bisa ambil 20 persen saja, artinya Prof Andalan sudah bisa peroleh total 50 persen suara. Prof Andalan sudah menang,” katanya.

Menurut Darwis, kemenangan berdasarkan kalkulasi politik harus direalisasikan dalam bentuk soliditas dan kepiawaian partai pendukung dan Tim Pemenangan untuk mengampanyekan Prof Andalan kepada 60 persen pemilih tadi.

“Makanya saya selalu mengajak semua tim untuk terus bersatu-padu memformulasikan bagaimana menjual Prof Andalan. Harus menemukan formulasi bahasa yang tepat untuk menjualnya ke masyarakat. Sebab di Sulsel ada beberapa suku, sehingga harus memiliki kemasan bahasa yang tepat untuk setiap suku,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.