ADP-Asrun Terjaring OTT, KPK Diminta Usut Tuntas Kasus Korupsi di Sultra


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tertangkapnya Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) bersama Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun yang tak lain adalah ayah dari ADP beserta lima orang lainnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi e(KPK), Rabu (28/2) mendapatan positif dari pegiat antikorupsi Sultra, Muhamad Syahadat.”Kami meminta kepada lembaga KPK untuk bersikap tegas dalam penanganan korupsi Di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara,” kata Syahadat kepada fajar.co.id.Ia meminta kepada KPK untuk bertindak tegas dalam mengusut kasus tersebut secara transparan tanpa ada diskriminasi dan tekanan dari pihak manapun.”KPK harus mengusut kasus ini secara terang benderang dan transparan tanpa diskriminasi. Kami juga berharap kepada KPK untuk melawan segala bentuk intervensi politik yang akan melemahkan pemberantasan kasus korupsi di Sulawesi Tenggara. Seluruh elemen harus bersatu untuk memberikan dukungan bagi penguatan lembaga KPK,” ujarnya.Alumni Pascasarjana Fisipol UGM ini menjelaskan apalagi menjelang Pilkada Serentak 2018 dibeberapa daerah, khususnya di Sultra tidak menutup kemungkinan adanya praktik-praktik money politic yang dapat menciderai pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu.”Menjelang Pilkada dibeberapa daerah terkhusus Pilgub Sultra tahun ini, semoga menjadi pelajaran bagi semua calon pemimpin untuk tidak melakukan praktek-praktek korupsi maupun tindakan money politik yang akan mencederai demokratisasi bangsa ini. Kita harus Bersatu untuk mendukung penuntasan juga pencegahan korupsi di Sulawesi Tenggara ini,” terang Syahadat.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar