Bareskrim Sebut MCA Punya Sniper dan Akademi Tempur

Rabu, 28 Februari 2018 - 05:26 WIB
Ilustrasi Muslim Cyber Army (Foto: panjimas)

FAJAR.CO.ID — Polisi mendapat data-data yang mengejutkan dari pengakuan sejumlah tersangka kelompok Muslim Cyber Army (MCA) yang sudah dibekuk.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar, mengatakan, dari pemeriksaan sementara, ternyata Muslim Cyber Army yang namanya mulai terkenal sejak aksi bela Islam itu memiliki akademi tempur dan sniper.

Akademi tempur dan sniper adalah tim yang khusus melempar isu provokatif di media sosial seperti kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan sejumlah ujaran kebencian terhadap tokoh pemerintahan.

“Mereka punya Cyber Troop bahkan punya akademi tempur, punya juga tim sniper,” ujarnya, Selasa (27/2/2018).

Namun untuk memastikannya, penyidik masih akan meka memeriksa lebih lanjut. Apakah tim itu benar bagian dari Muslim Cyber Army atau bukan.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membekuk pelaku utama kelompok ujaran kebencian yang tergabung dalam grup Whatsapp “The Family MCA”.

Penangkapan dilakukan secara terpisah di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang dan Palu. Tersangka yang ditangkap berjumlah lima orang yaitu ML (40), RSD (35), RS (39),Yus (23) dan RC.

Atas ulahnya kelima pelaku dikenakan Pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Juncto pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis Juncto pasal 33 UU ITE. (dms/jpg/JPC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *