DPP PAN Masih Tunggu Perkembangan OTT Asrun dan ADP

Rabu, 28 Februari 2018 14:45

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dewan Pengurua Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) mengaku sudah mendengar kabar terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang, diantaranya Wali Kota Kendari , Adriatma Dwi Putra (ADP) dan Calon Gubernur Sultra, Asrun serta pengusaha dan 2 orang wanita.ADP merupakan Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Sultra yang belum lama dilantik sebagai Wali Kota Kendari periode 2017-2022, sedangkan Asrun yang juga merupakan ayah dari ADP tak lain adalah Ketua DPD PAN Kota Kendari. Asrun merupakan calon gubernur yang diusung PAN di Pilgub Sultra berpasangan dengan mantan Bupati Wakatobi, Hugua dari PDI Perjuangan.Berkaitan dengan itu Eddy Soeparno mengaku masih menunggu perkembangan informasi lebih lanjut dan terus memantau perkembangan kasus tersebut.”Kami masih menunggu informasi yang lebih detail dan komprehensif dari pengurus DPW PAN Sultra yang memonitor perkembangan masalah ini secara seksama,” kata Eddy kepada fajar.co.id, Rabu (28/2).Terkait dengan bantuan hukum yang nantinya akan diberikan, Eddy juga masih belum bisa memberikan komentar. Pasalnya, informasi yang didapat dari DPW PAN Sultra masoh belum lengkap.”Kita tunggu dulu berita dan informasi lengkap dr DPW Sultra sblm sy bisa mengatakan lebih,” tutupnya.Sebelumnya, tim penyidik KPK mengamankan ADP, Asrun, pengusaha dan dua orang wanita sekira pukul 22.30 WITA di Kendari. Ketujuh orang tersebut selanjutnya digiring menuju Gedung Diskrimsus Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan informasi, mereka akan diberangkatkan ke Jakarta pada sore hari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Fajar)

Komentar