Gelar OTT di Kendari, Asrun dan ADP Ikut Diamankan KPK

Rabu, 28 Februari 2018 08:35

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (28/2) sekira pukul 04.30 WITA dinihari. Dalam operasi tersebut, dikabarkan ada tujuh orang diamankan dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan di lantai 2 gedung Ditkrimsus Polda Sultra.

Informasi yang dihimpun fajar.co.id, dari tujuh orang yang diamankan tersebut, terdapat calon Gubernur Sulawesi Tenggara yang juga mantan Wali Kota Kendari dua periode, Asrun dan Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP). ADP merupakan anak dari Asrun yang belum lama menjabat sebagai Wali Kota Kendari. Selain itu, ada seorang pengusaha cat yang beralamat di jalan Syekh Yusuf.Selain menggiring ketujuh orang tersebut, satu unit mobil dinas berplat DT 1221 E juga turut dibawa.”Jadi ada kegiatan KPK di Kendari. Ada beberapa orang diamankan. Kita tidak tau persis siapa dan masalah apa. Yang pasti ada kegiatan,” jelas Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto saat dikonfirmasi fajar.co.id.Pihak-pihak yang diamankan saat ini, lanjut Sunarto tengah menjalani pemeriksaan di Polda Sultra. Namun, Sunarto tidak menampik dari pihak-pihak yang diamankan tersebut terdapat Asrun dan ADP.”Iya ada (Asrun dan ADP, red). Intinya kami membenarkan ada kejadian itu. Kami dari Polda Sultra siap membackup jika diperlukan oleh KPK,” tukasnya.Sementara itu, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memberikan keterangan. Ketua KPK Agus Rahardjo, La Ode Syarief yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum memberikan jawaban. Begitu juga dengan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah belum memberikan tanggapan.Sedangkan, Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha mengaku belum mendapatkan informasi terkait operasi yang dilakukan KPK di Kendari. “Belum dapat infonya nih. Nanti dicek dulu,” singkatnya. (Fajar)

Bagikan berita ini:
5
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar