Ketua KPK Benarkan OTT di Kendari, Diduga Barang Bukti Rp 1,5 Miliar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini Sulawesi Tenggara (Sultra) yang jadi target. Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) dan mantan Wali Kota Kendari dua periode, Asrun yang juga calon gubernur Sultra diamankan KPK dan kini tengah menjalani pemeriksaan di Gedung Dirkrimsus Polda Sultra. ADP merupakan anak dari Asrun.

Selain ADP dan Asrun, KPK juga ikut menggiring pengusaha yang juga pemilik toko cat di Kendari serta 2 orang wanita. Mereka menjalani pemeriksaan di KPK dini hari hingga saat ini. Berdasarkan informasi, ketujuh tangkapan KPK itu akan diberangkatkan ke Jakarta sore harinya.

Ketua KPK, Agus Rahardjo yang dikonfirmasi fajar.co.id membenarkan kejadian tersebut. Namun, Agus belum bisa memberikan keterangan lebih dalam terkait kegiatan penyelidikan yang dilakukan anggotanya di Sultra.

“Betul sedang ada kegiatan penyelidikan di wilayah Sulawesi Tenggara (Kendari),” kata Agus melalui pesan Whastappnya, Rabu (28/2).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dalam OTT tersebut, KPK sempat menyita uang sebesar Rp. 1,5 Miliar yang diduga diberikan oleh pengusaha untuk memuluskan tender proyek di Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari. Sejauh ini juga, KPK telah melakukan penggeledahan di tiga tempat, diantaranya, Kantor Wali Kota Kendari, Rumah Dinas Wali Kota Kendari dan Kantor BPKAD Kota Kendari. (Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment