Mabuk, Pembunuh Osama bin Laden Dipaksa Turun dari Pesawat

Rabu, 28 Februari 2018 - 00:01 WIB
Robert O'Neill dan Osama bin Laden. (Foto: The Sun)

FAJAR.CO.ID — Mantan anggota Navy SEAL, Rob O’Neill. yang membunuh Osama bin Laden diturunkan paksa dari pesawat karena mabuk dan meneriaki pramugari. American Airlines mengklaim tindakan itu harus mereka lakukan karena O’Neill terlalu mabuk untuk terbang.

Rob O’Neill dan istrinya yang baru Jessica naik pesawat menuju Dallas, di Bandara Nashville, di Tennessee, pada hari Minggu waktu setempat. Saksi di pesawat mengatakan bahwa O’Neill benar-benar mabuk dan mulai meneriaki seorang pramugari sebelum tidak sadarkan diri.

Laporan TMZ, O’Neill baru saja kembali dari memberikan pidato di Konferensi Aksi Politik Konservatif 2018 di Maryland. Ketika O’Neill terbangun lagi, dia diberitahu bahwa dia terlalu mabuk untuk terbang dan diperintahkan keluar dari pesawat. Saat O’Neill menolak, staf penerbangan memanggil polisi.

Sebuah laporan polisi, yang diperoleh DailyMail.com, menunjukkan bahwa O’Neill tidak ditangkap dan bahwa maskapai penerbangan tersebut menawarkan untuk memesan tiket penerbangan ke Dallas keesokan harinya. Namun, mantan SEAL itu menolak. Ia dan istrinya memilih kembali ke Nashville dengan naik taksi.

Seorang perwakilan untuk Rob O’Neill mengatakan kepada DailyMail.com, “Rob percaya bahwa dia diperlakukan secara adil oleh American Airlines dan pihak berwenang setempat.”

O’Neill adalah bagian dari SEAL Team Six, yang menyerang sebuah kompleks di Pakistan yang menjadi tempat persembunyian Osama bin Laden pada Mei 2011. Dia melepaskan tembakan fatal yang menewaskan pemimpin Al Qaeda tersebut. Ia meninggalkan militer pada tahun 2012. (Daily Mail/amr/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *