Nama JK Masuk Bursa Cawapres, Begini Komentar Ketum Golkar

Rabu, 28 Februari 2018 - 19:06 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nama Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) kembali dijagokan sebagai pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) di 2019 mendatang.

Berkembangnya nama JK di bursa Cawapres 2019 ini membuat posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto terancam untuk dampingi Jokowi. Pasalnya, nama Airlangga sempat dihembuskan oleh kader dan politisi partai berlambang Pohon Beringin itu sebagai kandidat kuat Cawapresnya Jokowi.

Kepada wartawan, Airlangga Hartarto mengaku tak ada masalah soal nama JK, karena keputusan terakhir ada di tangan Jokowi itu sendiri. “Ya Kalo itu kita serahkan kepada Presiden,” kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Rabu (28/2).

Lanjut Menteri Perindustrian itu, yang utama bagi Partai Golkar saat ini adalah meningkatkan elektabilitas partai, dan konsentrasi kepada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Yang penting kita tingkatkan elektabilitas ya. Kedua konsentrasi pada Pilkada agar tidak terpecah konsentrasi,” ucap Airlangga.

Saat disinggung soal calon Wacapres dari Internal Partai, Airlangga mengaku partai saat ini masih melakukan konsentrasi pada Pilkada. “Kita sekarang konsolidasi dulu hasil Pilkada dimaksimalkan,” jelasnya.

Meski sudah ada dua nama kader Golkar yang diusulkan mendampingi Jokowi, Airlangga mengaku akan menanyakan hal ini ke JK terlebih dulu. “Nanti saya tanya Pak JK ya,” tutup Airlangga.

Diketahui, Jusuf Kalla dan Airlangga kini menjadi calon terkuat pendamping Jokowi dari Golkar sebagai partai pengusung Jokowi Capres di 2019. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *