Selain Asrun dan ADP, Ini Lima Orang yang Ikut Terjaring OTT KPK

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan eksistensinya dalam memberantas korupsi. Baru-baru ini, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Kendari, Sulawesi Tenggara, KPK setidaknya mengangkap tujuh orang, dua diantaranya Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) dan mantan Wali Kota Kendari dua periode, Asrun merupakan calon gubernur Sultra yang tak lain adalah ayah dari ADP.

Berdasarkan informasi yang diterima fajar.co.id, dari ketujuh orang tersebut yang akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Kantor KPK hanya empat orang. Mereka diantaranya, Asrun, Adriatma Dwi Putra, Hasmun Hamzah (Pengusaha Jotun/PT. Indo Jaya/Direktir PT. Sarana Bangun Nusantara) dan Fatmawati Faqih (Mantan Kepala BPKAD Kota Kendari). Mereka rencananya akan diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Lion Air pukul 19.00 WITA malam ini.

Sementara tiga orang lainnya, yakni Hamka yang merupakan staff dari ADP, dan dua orang lainnya adalah seorang wanita staf dari Hasmun Hamzah serta seorang lelaki yang adalah pengawal atau ajudan dari Hasmun Hamzah. Mereka hanya menjalani pemeriksaan di Polda Sultra untuk pelengkap data dari keempat orang yang dibawa ke Jakarta.

Informasi yang dihimpun, dari hasil OTT tersebut, KPK turut mengamankan uang sejumlah Rp. 1,5 Miliar yang diduga diberikan oleh pengusaha untuk memuluskan tender proyek di Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari. Selain itu, KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Wali Kota Kendari, Rumah Dinas Wali Kota Kendari dan Kantor BPKAD Kota Kendari. (Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...