Unjuk Rasa Berakhir Kekerasan, DPRD Bulukumba Minta Maaf

Rabu, 28 Februari 2018 09:00

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Nama DPRD Kabupaten Bulukumba tercoreng lantaran aksi kekerasan yang dilakukan Staf Sekretariat DPRD kepada peserta unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Bulukumba, kemarin.Sekertaris Dewan (Sekwan) Bulukumba, H Muh Daud Kahal pun melakukan permintaan maaf atas insiden dugaan pemukulan yang dilakukan Staf Sekretariat DPRD terhadap salah satu Anggota PMII Bulukumba itu.“Apa yang terjadi kemarin itu adalah salah satu hal yang tidak direncanakan dan diluar kesengajaan dan tidak ada maksud untuk saling mencederai atau bermaksud mencederai pihak adik-adik dari PMII, kami sangat menghargai apa yg mereka sampaikan,” ungkap Daud Kahal saat Konferensi Pers di ruang kerjanya, Selasa (27/2/18).Dijelaskannya, DPRD adalah rumah aspirasi rakyat, selaku lembaga pemerintah yang bertugas mengakomodir atau menerima aspirasi itu tentu dengan harapan prosesnya berjalan dengan baik.Dia menambahkan, kantor DPRD adalah tempatnya juga anggota dewan yang memiliki tanggung jawab sebagai wakil rakyat, untuk menerima mereka dan bisa memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan daripada aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

Bagikan berita ini:
8
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar