Begini Cara Mengatasi Masalah Registrasi Kartu SIM yang Gagal Terus

  • Bagikan

Namun jika mendaftar melalui gerai masih gagal juga, lanjut Sutrisman, pelanggan diminta untuk mengonfirmasikan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Karena data kependudukan yang gagal didaftarkan ada kemungkinan salah atau tidak cocok.Penyebab registrasi gagal, selain tidak sesuainya data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) dengan database Dukcapil juga bisa disebabkan oleh nomor KK yang invalid. “Misalnya terjadi saat kepala keluarga telah meninggal dunia atau saat keluarga tersebut pindah alamat tempat tinggal baru dan belum melaporkan kepindahannya,” ungkap Sutrisman.Bentuk konfirmasinya tidak harus mendatangi kantor Dukcapil di wilayah masing-masing. Sebab Direktorat Jenderal Pelayanan Dukcapil membuka layanan pengaduan/pertanyaan terkait dokumen kependudukan seperti e-KTP-el, KK, dan Kartu Identitas Anak (KIA).Layanan tersebut bisa diakses melalui ‘Halo Dukcapil’ untuk mempermudah dan memperlancar masyarakat mendapatkan informasi dan menyelesaikan masalah dokumen kependudukan yang dibutuhkan. Salah satunya untuk keperluan registrasi kartu SIM prabayar.Pelanggan bisa memanfaatkan layanan ini dengan cara menelepon ke call center 08118005372 atau melalui email callcenter.dukcapil@gmail.com. Bisa juga menghubungi via Facebook (Ditjen Dukcapil) atau Twitter (@ccdukcapil).Untuk diketahui, pemblokiran akan dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama yang mulai diberlakuan hari ini (1/3) adalah penghentian layanan telepon keluar ‘outgoing call’ dan layanan SMS keluar hingga 31 Maret mendatang. Selanjutnya, masuk kepada pemblokiran tahap dua yang jatuh pada 1 April mendatang.

  • Bagikan