Gawat, 21 Anak Sekolah di Lutim Terjerat Narkoba


FAJAR.CO.ID, LUTIM — Peredaran narkoba di Luwu Timur sudah memprihatinkan. Peredaran barang terlarang kini mulai meramba ke anak sekolah.Hal itu terungkap dalam ekspos yang dilakukan Polres Luwu Timur. Kamis (1/3/2018). Dalam ekspose tersebut terungkap sebanyak 21 anak SMA berhasil diamankan akibat menggunakan barang terlarang.Kapolres Luwu Timur,  AKBP Leonardo Panji Wahyudi mengatakan, pihaknya berhasil menjaring 21 orang anak sekolah, pengguna dan pengedar obat-obatan terlarang. “Distribusi obat-obatan terlarang berasal dari Kota Palopo, kebanyakan pengguna dan pengedar berasal dari salah satu SMA di Luwu Timur,”ujarnya.Banyak anak sekolah yang terjaring obat terlarang membuat Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler. Husler mengatakan obat-obatan terlarang dapat memicu tindakan yang tidak diinginkan terkait keamanan, kekerasan dan sebagainya. “Sangat disayangkan bila pengaruh obat-obatan terlarang telah masuk ke dalam sekolah-sekolah seperti ini,” ujarnya.Dalam urusan pendidikan, Husler menyebut telah banyak bantuan yang diberikan kepada generasi muda di sekolah-sekolah agar terus berkembang. Dirinya merasa kecewa narkoba telah masuk dan merusak perkembangan generasi muda tersebut.“Semoga saya harap ini yang terakhir kalinya, jangan ada yang menggunakan apalagi mengedarkan narkoba dan kami berjanji akan terus menyosialisasikan (bahaya narkoba) di tingkat sekolah dan juga kepada orang-orang tua wali murid,” tegasnya.(*)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar