Niat Cari Ikan, Bocah di Jeneponto Pulang Tak Bernyawa

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO — Warga Kampung Pannara Keluarahan Empoang Kecamatan Bimamu Jeneponto geger. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar  tewas tenggelam saat hendak mencari ikan diempang, Kamis 1 Maret.

Boca tersebut bernama Ibnu. Anak berumur delapan tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga setempat. Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita.

Kapolsek Binamu, AKP Abd Rahim mengatakan, korban ditemukan seorang petani rumput laut setempat. Saat itu petani tersebut sedang merapikan rumput laut miliknya yang tak jauh dari empang tersebut. Tiba-tiba petani tersebut dihampiri oleh teman-teman korban untuk meminta tolong.

“Saya kerja rumput laut, datang teman-temannya bilang tenggelam Ibnu (korban). Jadi saya sama tiga orang temanku langsung pergi selamatkan. Ada setengah jam saya cari baru dapat di dasar empang,” kata Abd Rahim mengutip ucapan petani rumput laut tersebut.

Abd Rahim  menambahkan, saat mendatangi TKP petani rumput laut bersama tiga orang temannya sempat kesulitan mencari dan mengevakuasi korban lantaran kedalaman air empang tersebut mencapai dua meter lebih. ” Kepalanya korban posisinya di dalam lumpur jadi tidak bisa naik,” kata Abd Rahim.

AKP Abd Rahim, mengatakan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Tidak ada unsur pidana atau kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban.

“Setelah kita memeriksa korban, ini murni kecelakaan dengan adanya alat tangkapan udang atau ikan di empang. Berdasarkan keterangan yang diperoleh korban bersama teman-temannya ke pantai terus mampir di empang dan loncat turun ke empang, setelah lompat anak ini tidak muncul ke permukaan. Terus ini teman-temannya minta tolong ke petani rumput laut,” katanya.

Saat ini, anak dari pasangan Bakhtiar Dg Kulle bersama Yuli ini disemayamkan di rumahnya yang juga tidak jauh dari empang tersebut. (san)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...