Peran Fatmawati: Jadi Penghubung Antara Asrun dengan Dirut PT BSN


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hasil penyelidikan awal yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap empat orang tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kendari mulai menemui titik terang. Terungkap, peran mantan Kepala BPKAD, Fatmawati Faqih sebagai orang kepercayaan Asrun saat menjadi wali kota Kendari selama dua periode hingga saat ini.Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK, Basariah Pandjaitan dalam konferensi persnya, Kamis (1/3) di gedung KPK. Dikatakan, peran Fatmawati dalam kasus OTT tersebut boleh dibilang sangat penting.”Fatmawati adalah orang kepercayaan dari Asrun pada saat menjadi wali kota Kendari selama 10 tahun sampai saat ini,” beber Basariah.Bahkan, dalam urusan pencarian dana kampanye Asrun dalam Pilgub Sultra, Fatmawati lah menjadi orang yang paling berperan. Urusan lobi-lobi kepada pengusaha-pengusaha yang ada di Kendari yang menjadi mitra Asrun saat masih menjabat Wali Kota Kendari diserahkan kepada Fatmawati. Termasuk menghubungkan Asrun dengan Direktur Utama PT Bangun Sarana Nusantara (BSN), Hasmun Hamzah.”Sehingga sampai sekarang inipun Fatmawati inilah yang disuruh menghubungi pengusaha tersebut. Jadi, Asrun ini membutuhkan dana kampanye, dia minta kepada salah satu pengusaha yakni Hasmun melalui Fatmawati. Kalau hubungan yang lain masih dalam pengembangan,” ujarnya.

Fatmawati Faqih mantan kepala BPKAD kota Kendari dan H.Hasmun Hamzah pengusaha Direktur PT. Sarana Bangun Nusantara tiba di gedung KPK, Jakarta Kamis (01/2/2018). Pensiunan Kepala BPKAD kota Kendari di duga membantu kelancaran proyek pembangunan jalan Bungkutoko Kendari.FOTO : ISSAK RAMADHAN / JAWAPOS.COM

KONTEN BERSPONSOR

Komentar