ADP-Asrun Ditahan KPK, Sekjen PAN: Kita Akan ke Sultra

Jumat, 2 Maret 2018 - 17:54 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meski saat ini Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah dihantam badai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (27/2). Barang bukti dugaan suap senilai Rp. 2,8 Miliar diduga untuk biaya kampanye pasangan Asrun-Hugua dalam kontestasi Pilgub Sultra 2018.

Dua kader terbaik PAN yakni, Sekretaris DPW PAN Sultra, Adriatma Dwi Putra (ADP) yang juga Wali Kota Kendari dan Ketua DPD PAN Kota Kendari, Asrun mantan Wali Kota Kendari dua periode sekaligus Calon Gubernur Sultra berpasangan dengan Hugua terpaksa harus berurusan dengan kasus hukum.

Keduanya bersama Mantan Kepala BPKAD Kendari dan Direktur Utama PT Bangun Sarana Nusantara (PT BSN), Hasmun Hamzah pun kini sudah resmi ditetapkan menjadi tersangka dan langsung dilakukan penahanan sejak, Kamis (1/3).

Meski demikian, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat PAN, Eddy Soeparno tetap akan melakukan kunjungannya ke Sultra. Namun, kapan kepastian kunjungan tersebut, Eddy belum bisa memastikannya. Yang pasti, kehadirannya di Sultra adalah untuk melakukan konsolidasi dalam rangka menghadapi Pilgub Sultra.

“Nanti kita akan ke sana dalam rangkakonsolidasi,” kata Eddy kepada fajar.co.id, Jum’at (2/3).

Untuk sementara ini, Eddy masih akan tetap berada di Jakarta. Hal itu dalam rangka untuk memastikan Asrun dan ADP akan mendapatkan pendampingan hukum yang terbaik. “Kita tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah kepada dua kader PAN ini,” tegasnya. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.