ADP-Asrun Ditahan, Rumah Pribadi Mantan Bupati Konsel Ikut Digeledah KPK


Tiga mobil Toyota Kijang Innova masing-masing bernomor polisi DT 1126 HE, DT 1354 NE, DT 1816 GE, yang dikendarai tim penyidik terparkir rapi di halaman depan rujab.Beralih ke Toko Indo Jaya, distributor bahan bangunan. Toko milik Hasmun Hamzah seketika tutup setelah kedatangan tamu dari komisi anti rasuah ini.Akibatnya, beberapa calon pembeli yang berdatangan langsung pulang ketika melihat karyawan menarik pintu toko yang terbuat dari besi baja.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sunarto membenarkan jika anggota Polda melakukan pengawalan terhadap tim KPK.“Selama minta bantuan kepada kita, ya wajib kita berikan. Apalagi pengawalan dan pengamanan itu,” pungkas perwira polisi dengan dua melati di pundak ini melalui sambungan telepon.Dalam kasus dugaan suap yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni calon Gubernur Sultra Asrun, Wali Kota Kendari ADP, Mantan Kepala BPKAD Kota Kendari Fatmawati Faqih, dan pengusaha Hasmun Hamzah yang disebut sebagai pemberi uang senilai Rp 2,8 miliar.Hinga berita ini dirilis, Tim KPK yang melakukan penggeledahan belum juga keluar dari lima lokasi tersebut. (Fajar/man/aha)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...