Panwaslu Makassar Temukan Keterlibatan Oknum ASN yang Tidak Netral

Jumat, 2 Maret 2018 - 13:53 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Makassar menemukan surat undangan ketelibatan aparatur sipil negara(ASN) terhadap salah satu calon Walikota Makassar

Diduga Sekretaris Lurah Karang Anyar, Kecamatan Mamajang, Musfair mengedarkan surat undangan dalam rangka penyambutan salah satu calon walikota Danny Pomanto, yang dibuat 28 Februari lalu.

“Temuan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat kemarin malam, dan hari itu kami lakukan investigasi terkait surat edaran yang ditandatangani oleh sekretaris Kelurahan Karang Anyar dan sorenya kami temukan bukti tersebut. Dan kami langsung lakukan rapat pleno terkait temuan tersebut,” ujar Ketua Panwaslu Makassar, Nursari saat ditemui di Kantor Panwaslu Makasaar di Jalan Angrek, Jumat (2/3/18).

Olehnya itu, Panwaslu akan memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi hal tersebut,” Karena dugaanya adalah pelanggaran aparatur sipil negara dan karena menggunakan fasilitas negara dengan mengundang ke kantor kelurahan,” terangnya.

Menurutnya, pelanggaran tersebut akan dilimpahkan ke Sentra penegakan hukum terpadu karena bermuatan hukum pidana. Sementara sanksi terberatnya sesuai Pasal 71 Ayat 1 Junto  Pasal 188 UU No 10 tahun 2016, Tentang netralitas aparatur sipil negara kurang lebih 6 bulan kurungan

“Kemudian komisi ASN ini sudah jelas karena berkaitan dengan ketidak netralan ASN dalam Pemilihan. Untuk sementara kami masih menduga, nanti setelah kita dapat keterangan saksi-saksi dan klarifikasi dari yang bersangkutan baru kami putuskan dalam rapat pleno,” jelas Nursari. (sul/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.