Komunitas Mural Art Baubau Sulap Lorong dengan Gambar Tiga Dimensi

Sabtu, 3 Maret 2018 - 16:51 WIB

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Komunitas Mural Art Baubau punya cara tersendiri dalam menyalurkan hobinya. Bukan pula hanya menghasilkan gambar yang biasa saja. Tapi, gambar yang mereka hasilkan dari bagian seni lukis ini dapat memberikan daya terhadap masyarakat dan memberikan dampak bagi masyarakat sekitar.

Komunitas Mural Art Baubau yang berkolaborasi bersama masyarakat Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio sukses menyulap sebuah lorong yang tadinya tidak dilirik menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi para pemuda. Gambar mural dan tiga dimensi yang dihasilkan menjadi objek ‘wisata’ baru bagi masyarakat Kota Baubau.

Aksi komunitas ini tercipta karena adanya swadaya dari masyarakat setempat yang memang peduli akan lingkungan. Dengan adanya gambar-gambar mural yang terpampang disepanjang lorong sukses memanjakan mata siapa saja yang melintas. Bahkan, menyempatkan diri berhenti sejenak untuk berselfie. Lorong tersebut dinamakan “Bataraguru Bergengsi Satu Kreasi”.

“Ini tercipta karena swadaya masyarakat setempat dan swadaya beberapa komunitas yang peduli lingkungan. Kami senang berpartisipasi dalam kegiatan ini kerena ini merupakan wadah bagi kita khususnya komunitas yang bergerak di bidang seni lukis yang selama ini tidak memiliki ruang untuk berkarya,” kata Adi salah satu komunitas Mural Art Baubau.

Aksi ini tidak mungkin akan berjalan terus dengan hasil swadaya dari masyarakat. Olehnya itu, pria 23 tahun ini berharap semoga apa yang dilakukan komunitas ini mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Baubau, khususnya dalam hal penataan ruang dan wilayah serta dalam rangka memberdayakan komunitas dalam menunjang perkembangan kota.

Sementara itu, Lisa salah satu wisatan lokal yang menyempatkan diri berkunjung di lokasi tersebut mengaku mengetahui ada aktivitas komunitas Mural Art Baubau melalui postingan di media sosial. Bahkan, postigan tersebut menjadi viral dan mendapat respon positif dari masyarakat.

“Saya penasaran mau datang kesini karena saya lihat fotonya temanku di Facebook. Ini bagus untuk tempat selfi. Jadi sekarang saya tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jogja atau Malang karena di Baubau sudah ada tempat seperti itu,” ungkap Lisa.

Sedangkan, Bilal juga yang merupakan warga setempat mengatakan apa yang dilakukan atas inisiatif sendiri untuk menciptakan lingkungan warna-warni.

“Oleh karena cantiknya (gambar-bambar mural, red) maka warga akan merasa sayang dan merasa memiliki atas kampung sendiri,” kata Bilal.

Apalagi pengunjung yang datang ke lorong tersebut setiap harinya terus bertambah. Sehingga dapat meningkatkan perputaran ekonomi di lokasi tersebut. “Kalau sudah banyak pengungjung pasti banyak yang belanja di warung disini, jadi Kita perlu insiatif bergerak supaya orang disini merasa bangga dengan lingkungannya sendiri,” tutupnya. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.