Dugaan Penyalahgunaan ADD, Polres Enrekang Bidik Empat Desa

Senin, 5 Maret 2018 19:36

FAJAR.CO.ID, ENREKANG –– Kasus penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Enrekang semakin mengkhawatirkan. Sebanyak empat kasus dugaan penyelewengan telah sampai ke meja Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Enrekang.
Empat kasus itu, masing-masing berasal dari desa dengan kecamatan yang berbeda. Keempatnya yakni Kecamatan Alla, Malua, Anggeraja, dan Enrekang.
Kanit Tipikor Polres Enrekang, Bripka Subhan mengakui, empat kasus itu merupakan pengembangan dan analisis dari berbagai laporan yang masuk ke penyidik. Ia menyebutkan, ada sekira 30 kasus yang sempat dilaporkan maasyarakat menjelang Pilkades, beberapa bulan lalu.
“Akan tetapi, kita tetap lihat perkembangannya apakah kasus semacam itu ada unsur politiknya atau murni. Makanya, waktu kita coba tunggui hingga selesai Pilkades, ternyata yang bertahan hanya 20 persen kasus itu. Kita pilah lagi, tersisa empat kasus itu yang memang lebih kuat dugaannya,” terangnya saat dijumpai di Mapolres, Senin, 6 Maret.
Ia pun mengakui, kasus-kasus penyalahgunaan ADD itu telah berulang kali mampir di mejanya. Hanya saja, ia berupaya mencermati sebagian kasus yang murni untuk kepentingan rakyat atau pihak-pihak tertentu. “Kita tunggu saja. Intinya, kami sementara menggarapnya,” tutupnya. (mam)

Komentar


VIDEO TERKINI