Hugua Belum Diizinkan Jenguk Asrun di Rutan KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Hugua mengaku belum bisa mengunjung Calon Gubernur Sultra, Asrun yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak, Kamis (1/3). Asrun ditahan KPK usai terjaring OTT bersama Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Selain Asrun dan ADP, dua orang lainnya yang ditahan KPK yakni, Mantan Kepala BPKAD Kota Kendari, Fatmawati Faqih dan Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantara (PT SBN), Hasmun Hamzah. Hasmun Hamzah adalah pihak pengusaha yang diduga memberikan suap sebesar Rp. 2,8 Miliar untuk biaya kampanye Asrun di Pilgub Sultra.

Hugua yang semula sudah menjadwalkan keberangkatan ke Jakarta untuk menjenguk Asrun, Senin (5/3) akhirnya dibatalkan. Pasalnya, pihak KPK hanya baru mengizinkan Asrun dijenguk oleh keluarga saja, belum termasuk kerabat ataupun lainnya.

“Saya belum jengkuk karena belum diizinkan oleh KPK. Akhirnya saya batal ke Jakarta dan singgah di Makassar. Karena hari ini masih keluarga dekat, anak, istri dan hubungan dekat lainnya,” kata Hugua yang dikonfirmasi fajar.co.id, Senin (5/3).

Namun, ia mengaku jika sudah mendapat izin dari KPK, maka ia akan langsung menuju Jakarta untuk langsung bertemu Asrun. Ia mengatakan, kemungkinan, Selasa (6/3) baru ia akan ke Jakarta karena berdasarkan informasi, pada hari tersebut sudah bisa dikunjungi oleh kerabat. Akan tetapi, untuk jadwal besuk tidak diberikan izin setiap hari.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...