KPK Harap Satgas Anti Money Politic Rajiun Center Bermanfaat

FAJAR.CO.ID, MUNA BARAT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi langkah yang dilakukan La Ode Rajiun Tumada yang membentuk Satgas Anti Money Politic. Satgas tersebut telah dideklarasikan pada 1 Maret 2018 lalu. Satgas tersebut dibentuk dalam rangka menciptakan Pilkada yang jujur dan adil terbebas dari politik uang.

Apalagi, Pilkada Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini sudah masuk dalam tahapan kampanye Pilkada Serentak 2018. Dalam tahapan inilah Satgas mulai bekerja ekstra. Satgas bakal terus melakukan sosialisasi dan konsolidasi di masyarakat untuk mensukseskan gagasan dari Rajiun yang juga merupakan Bupati Muna Barat. Semua lapisan masyarakat dirangkul untuk bersama-sama menyuarakan gerakan anti money politic.

“Gerakan ini kita libatkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat tokoh perempuan, semua stake holder kami ajak untuk menyuarakan anti money politik. Kita harapkan gerakan ini menjadi gerakan kultural sehingga melahirkan kesadaran kritis masyarakat,” tegas La Ode Rahmat yang merupakan Direktur Lembaga Rajiun Center kepada fajar.co.id.

Rahmat melanjutkan, lahirnya gerakan ini pula berkaca pada Pilkada Serentak 2017 lalu, khususnya di Kabupaten Muna Barat. Rajiun terpilih menjadi Bupati Muna Barat karena keinginan masyarakat tanpa ada tekanan maupun politik uang untuk meraup suara. Tapi, terpilihnya Rajiun karena kerja tulusnya dalam membangun Muna Barat ketika dipercayakan menjadi Pejabat Bupati Muna Barat.

“Gerakan ini merupakan kehendak rakyat Muna Barat. Gerakan ini lahir untuk membebaskan Muna Barat dari praktek-praktek politik kotor. Dengan adanya gerakan ini, kita akan bangun politik yang bermartabat untuk kejayaan Wuna Raya khususnya Muna Barat,” tukasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...